0
News
    Home Arema FC Arena Berita Featured Kuncoro Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Stadion Gajayana

    Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia Usai Kolaps di Stadion Gajayana - Republika

    5 min read

      

    Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia Usai Kolaps di Stadion Gajayana

    Kuncoro memperkuat Arema pada periode 1991–1996 dan kembali pada 2001.


    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dunia sepak bola nasional berduka. Legenda hidup Arema FC sekaligus asisten pelatih, Kuncoro, meninggal dunia setelah kolaps di Stadion Gajayana, Kota Malang, Ahad (18/1/2026). Kuncoro sempat mendapatkan pertolongan medis dan dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong.

    Peristiwa tersebut terjadi saat Kuncoro mengikuti kegiatan pertandingan bersama para legenda Arema FC. Setelah menyelesaikan babak pertama, ia berjalan ke luar lapangan untuk beristirahat di bangku cadangan Stadion Gajayana. Tak berselang lama, Kuncoro tiba-tiba ambruk dan tidak sadarkan diri.

    Sponsored

    Perangkat pertandingan serta tim medis yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama. Namun, kondisi Kuncoro tidak menunjukkan perkembangan positif. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Saiful Anwar, Malang, untuk mendapatkan penanganan intensif. Takdir berkata lain, Kuncoro dinyatakan meninggal dunia.

    General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk klub berjuluk Singo Edan tersebut.

    “Kami semua sangat syok dan terpukul. Cak Kun memulai karier profesionalnya di Stadion Gajayana. Hari ini Allah memanggilnya pulang di stadion yang sama, tepat di momen 100 tahun stadion ini,” ujar Yusrinal dilansir dari kantor berita Antara hari ini.

    Manajemen Arema FC menyebut Kuncoro diduga mengalami serangan jantung. Meski demikian, pihak klub masih menunggu keterangan resmi dari pihak medis.

    Yusrinal mengenang Kuncoro sebagai figur yang memiliki dedikasi tinggi terhadap Arema FC. Selain dikenal hangat dan humoris, almarhum juga sosok yang tegas serta setia kawan.

    Manajemen Arema FC mengajak seluruh insan sepak bola dan pendukung Arema untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

    “Selamat jalan legenda. Loyalitasmu abadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis manajemen Arema FC dalam pernyataan resminya.

    Kuncoro lahir di Singosari, Malang, pada 7 Maret 1973, dan meninggal dunia di Kota Malang pada 18 Januari 2026. Ia memulai karier sepak bolanya di Kaki Mas Dampit, Malang, sebelum melanglang buana bersama sejumlah klub nasional.

    Kuncoro memperkuat Arema pada periode 1991–1996 dan kembali pada 2001. Ia juga pernah membela sejumlah klub besar Tanah Air, antara lain Mitra Surabaya, Persija Jakarta, PSM Makassar, Persik Kediri, Persijap Jepara, hingga PSMP Mojokerto.

    Di level internasional, Kuncoro tercatat pernah memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada 1991, Timnas PSSI Harimau pada 1994, serta Timnas Indonesia pada 1998. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Arema FC dan dunia sepak bola Indonesia.


    Komentar
    Additional JS