Berubah Pikiran, Trump Tegaskan Tak Akan Gunakan Kekerasan untuk Rebut Greenland - Kompas
DAVOS, KOMPAS.com - Presiden AS, Donald Trump mengatakan, ia tak akan menggunakan kekerasan untuk mengambil alih Greenland.
Pernyataan itu disampaikannya kepada para pemimpin dunia di sebuah KTT di Davos, Swiss, Rabu (21/1/2026).
Kendati demikian, Trump menegaskan bahwa AS masih harus mempunyai kepemilikan atas wilayah itu.
Baca juga: Greenland Jadi Krisis Besar, Eks Kepala NATO Habis Kesabaran dengan Trump
"Kita mungkin tidak akan mendapatkan apa pun kecuali saya memutuskan untuk menggunakan kekuatan dan paksaan yang berlebihan," ujarnya, dikutip dari AFP, Rabu.
"Sehingga kita, terus terang, akan tak terkalahkan, tetapi saya tidak akan melakukan itu. Oke. Sekarang semua orang berkata, 'Oh, bagus.' Itu mungkin pernyataan terbesar yang saya buat, karena orang-orang mengira saya akan menggunakan kekerasan," sambungnya.
"Saya tidak perlu menggunakan kekerasan. Saya tidak ingin menggunakan kekerasan. Saya tidak akan menggunakan kekerasan," jelas dia.
Hal ini menandakan perubahan drastis sikap Trump yang sebelumnya kerap mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai Greenland.
Baca juga: Bos Bank Sentral Eropa Sindir Manuver Trump Soal Greenland, Sebut AS Aneh
Saham AS langsung naik
Menyusul pernyataan itu, saham-saham Wall Street dibuka lebih tinggi.
Pada menit-menit pertama perdagangan, Dow Jones Industrial Average naik 0,4 persen menjadi 48.697,73.
Indeks S&P 500 yang lebih luas naik 0,3 persen menjadi 6.819,92, sementara Indeks Komposit Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik tipis 0,2 persen menjadi 22.988,96.
Kontrak berjangka saham AS telah berada di zona merah sebelum pernyataan Trump tentang Greenland.
Baca juga: Lawan Ambisi AS, Perancis Minta NATO Gelar Latihan Perang di Greenland
Ini memperpanjang kerugian dari hari Selasa ketika ancaman Trump untuk memberlakukan tarif pada Eropa atas sikapnya terhadap Greenland mengguncang pasar.
"Sangat sulit bagi investor untuk menghadapi begitu banyak ketidakpastian," kata Ken Mahoney dari Mahoney Asset Management.
"Sangat sedikit investor yang memasuki tahun baru dengan berpikir bahwa presiden benar-benar serius mempertimbangkan untuk menjadikan Greenland sebagai target dan mengancam tarif terhadap Eropa yang menentangnya dalam tindakan ini, yang merupakan dampak besar selama akhir pekan," lanjutnya.
Di antara perusahaan-perusahaan individual, Netflix turun 5,2 persen karena memproyeksikan pendapatan akan stagnan pada kuartal ini setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang