0
News
    Home Beras Berita Bulog Featured Imlek Romadhon Spesial Sumatera

    Bos Bulog Jamin Stok Beras di Sumatera Aman Jelang Imlek-Ramadan - detik

    3 min read

     

    Bos Bulog Jamin Stok Beras di Sumatera Aman Jelang Imlek-Ramadan

    Foto: Retno Ayuningrum
    Jakarta -

    Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan ketersediaan pangan di wilayah terdampak bencana Sumatera aman jelang hari raya besar, seperti Tahun Baru Imlek serta bulan Ramadan. Hal ini disampaikan oleh Rizal saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR hari ini.

    Rizal membeberkan cadangan beras pemerintah (CBP) yang telah disalurkan untuk penanganan bencana alam di Provinsi Aceh sebesar 14.435 ton, 5.098 ton di Sumatera Barat, dan 1.069 ton di Sumatera Barat.

    "Berkaitan dengan posisi penguatan stok cadangan beras pemerintah di wilayah terdampak bencana bahwa ketersediaan pangan masih mencukupi untuk kebutuhan cadangan pangan di wilayah Aceh baik Sumatera Utara maupun Sumatera Barat," ujar Rizal di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

    Di Aceh, Rizal menyebut pihaknya mengoptimalkan gudang-gudang yang ada di Aceh untuk menjamin kelancaran distribusi, terutama di Lhokseumawe dan Siron yang mempunyai kapasitas gudang masing-masing 10.000 ton.

    Rizal menegaskan saat ini stok beras di Aceh masih sangat aman. Terlebih, di Aceh ada Tradisi Meugang menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Rizal menyebut pihaknya telah mengirimkan tambahan stok beras, minyak goreng, hingga gula.

    "Totalnya adalah 61.721 ton dan untuk minyak goreng 135.668 liter. Jadi, untuk beras dan minyak goreng kami betul-betul siap. (Kami) sudah mendorong tambahan beras, minyak goreng termasuk gula ke Aceh dengan kapal mungkin dalam waktu tiga atau dua hari lagi sudah sampai tambahannya untuk sampai di Aceh, untuk memperkuat kebutuhan kesiapan Meugang, termasuk juga Ramadhan dan Idul Fitri yang ada ke depan," tambah Rizal.

    Di Sumatera Utara, Rizal telah menyiapkan kompleks pergudangan terbesar, seperti di Mabar. Kemudian untuk wilayah yang akses sulit, seperti Sibolga, pihaknya menjalankan mekanisme pengiriman beras antar wilayah dan pulau di antar wilayah menggunakan kapal kargo. Dalam hal ini, pihaknya dibantu dengan TNI Angkatan Laut untuk memastikan masyarakat di sana tersebut dapat akses pangan.

    "Kemudian hingga saat ini Sumut kami salurkan cadangan beras pemerintah bencana totalnya adalah 5.098 ton. Ada pun stok cadangan beras pemerintah yang tersedia di gudang-gudang wilayah Sumut terakhir sampai dengan hari ini masih ada 17.425 ton dan minyak goreng totalnya adalah 166.460 liter," jelas ia.

    "Ini siap untuk mendukung kesiapan baik Ramadhan, karena di wilayah Sumatera Utara banyak Chinese-nya juga kami siapkan untuk mengantisipasi Imlek. Kemudian untuk Ramadhan Bulan Suci dan untuk nanti Lebaran," tambah Rizal.

    Sementara itu di Sumatra Barat, Rizal menerangkan telah menyalurkan CBP beras untuk bantuan bencana sebesar 1.069 ton. Saat ini sisa stok masih ada 5.627 ton.

    "Di mana penyaluran cadangan beras bencana-bencana alam menyasar ke wilayah-wilayah terdampak yang paling parah adalah di pesisir selatan dan tanah datar. Alhamdulillah untuk Padang sampai dengan hari ini sudah tercover seluruhnya dengan baik," imbuh ia.

    Simak juga Video Titiek Soeharto Minta Importir Beras 250 Ton Ditindak, Ungkit Swasembada




    (acd/acd)

    Komentar
    Additional JS