0
News
    Home Berita Featured Kasus Spesial

    BREAKING NEWS: Lubang Jalan Renggut Nyawa Ayah 58 Tahun di Limpung Batang - Tribunnews

    6 min read

     

    BREAKING NEWS: Lubang Jalan Renggut Nyawa Ayah 58 Tahun di Limpung Batang


    Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah menghindari lubang di Batang

    BREAKING NEWS: Lubang Jalan Renggut Nyawa Ayah 58 Tahun di Limpung Batang

    TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Akibat jalan berlubang di sekitar jalan raya Limpung - Banyuputih, Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, seorang pengendara motor meninggal dunia setelah menghindari lubang.

    Pagi yang seharusnya menjadi awal aktivitas harian berubah menjadi duka mendalam bagi sebuah keluarga di Kecamatan Reban.

    Wakhyudi (58), seorang pengendara sepeda motor, meregang nyawa di Jalan Raya Limpung - Banyuputih, tepat di depan Toko Planet Ban, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Senin (19/1/2026).

    Diketahui Wakhyudi mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi G 2178 XL.

    Baca juga: Foto-foto Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Parakan-Kertek Wonosobo

    Dia melaju dari arah selatan menuju utara. 

    Namun, perjalanan yang nyaris sampai tujuan justru menjadi perjalanan terakhirnya.

    Sekiranya pukul 07.45 WIB, di ruas jalan lurus yang tampak biasa, sebuah lubang menganga di badan jalan menjadi saksi bisu peristiwa nahas tersebut.

    Kapolsek Limpung, AKP Daryanto, mengungkapkan bahwa kecelakaan tunggal itu dipicu oleh situasi mendadak di jalan. 

    Dari arah berlawanan, sebuah sepeda motor yang belum diketahui identitasnya menyalip kendaraan di depannya hingga masuk ke jalur korban.

    “Korban berusaha menghindar agar tidak terjadi tabrakan. Namun saat menghindar ke sisi jalan, sepeda motornya menghantam lubang di badan jalan,” kata AKP Daryanto kepada Tribunjateng, Senin (19/1/2026).

    Benturan keras tak terelakkan. 

    Sepeda motor kehilangan kendali, Wakhyudi terlempar dan kepalanya membentur aspal. 

    Dua saksi yang berada di lokasi hanya bisa melihat tubuh korban tergeletak tak berdaya.

    Luka parah di bagian kepala menjadi penyebab nyawanya tak tertolong. 

    Korban mengalami luka pecah di pelipis kiri disertai pendarahan hebat. 

    Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

    Tak ada kendaraan lain yang terlibat secara langsung. 

    Tak ada pula korban luka lainnya, namun satu lubang di jalan raya cukup untuk merenggut satu nyawa.

    Wakhyudi diketahui merupakan warga Dukuh Padomasan RT 05 RW 01, Desa Padomasan, Kecamatan Reban.

    Jenazahnya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

    Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Limpung yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian, mengamankan sepeda motor korban, serta meminta keterangan saksi.

    Hingga kini, polisi masih menyelidiki keberadaan kendaraan dari arah berlawanan yang diduga menjadi pemicu kecelakaan.

    “Kami masih mendalami keterangan saksi dan mencari informasi terkait kendaraan yang menyalip dari arah berlawanan,” jelasnya.

    Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pahit tentang bahaya jalan rusak yang kerap luput dari perhatian. 

    Di jam sibuk pagi hari, satu lubang kecil dapat berubah menjadi ancaman besar bagi keselamatan pengguna jalan.

    Kapolsek Limpung pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di ruas jalan yang kondisinya berlubang.

    “Kurangi kecepatan, tetap waspada, dan perhatikan kondisi jalan. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya.

    Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Lalu Lintas Polsek Limpung.

    Sementara itu, satu keluarga di Reban harus menerima kenyataan pahit, seorang ayah tak pernah kembali dari perjalanan paginya. (Ito)


    Komentar
    Additional JS