Burung dari Rusia dan China Migrasi ke Kediri, BBKSDA Imbau Masyarakat Tak Lakukan Perburuan - Radar Kediri
Burung dari Rusia dan China Migrasi ke Kediri, BBKSDA Imbau Masyarakat Tak Lakukan Perburuan
KEDIRI, JP Radar Kediri- Fenomena migrasi burung dari Rusia dan China tidak hanya ditemui di wilayah di Tulungagung.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Wilayah I Kediri mengungkapkan, aktivitas kawanan burung itu juga ditemui di sejumlah wilayah Kediri.
Diketahui, fenomena singgah sementara itu terjadi karena satwa itu tengah mencari makan.
Baca Juga: Warga Serahkan Burung Kakatua Jambul Kuning ke BBKSDA Jatim
“Mereka singgah sementara di persawahan atau di tempat-tempat berair seperti pantai yang ada lumpur tempat sumber makanannya untuk dia bertahan hidup karena negara asalnya itu sedang musim dingin,” ujar Polisi Kehutanan Seksi Konservasi BKSDA Jawa Timur Wilayah I Kediri Ahmad David Kurnia Putra.
Migrasi kawanan burung itu menurutnya rutin terjadi tiap tahun. Burung yang berasal dari belahan bumi utara itu cenderung mengunjungi daerah tropis untuk mencari makan.
Di antaranya seperti cacing, krustasea, hingga serangga-serangga kecil di area persawahan. Migrasi itu mereka lakukan selama persediaan makanan di negara asalnya berkurang karena cuaca dingin.
Baca Juga: Waspada Gangguan Satwa Liar di Penerbangan Bandara Dhoho Kediri
Sejak dua tahun terakhir, pihaknya menemukan tujuh jenis burung migran di wilayah Tulungagung.
Sedangkan tahun ini, pihaknya mendata sudah ada empat jenis burung yang singgah di wilayah Tulungagung dan Kediri. Yakni, Terik Asia, Berkik, Layang-Layang Asia, dan Trinil Semak.
“Sebarannya berbeda-beda. Seperti di Trenggalek saat kami survei ada di pantai Mangrove Cengkrong. Jenisnya juga beda, Gajahan Pengala. Dan itu tidak dijumpai di area persawahan Tulungagung. Kemudian waktu di Kediri ada juga jenis berkik, yang tidak kami jumpai di wilayah lain,” terangnya.
Baca Juga: Siluk Merah, Ikan yang Termasuk Satwa Nasional. Begini Profilnya
David menjelaskan, periode migrasi burung ini terjadi mulai Oktober hingga Maret mendatang.
Meski rata-rata menyebar, beberapa jenis burung cenderung bergerak dalam koloni besar. Seperti Terik Asia yang banyak ditemui dalam kawanan besar di Tulungagung dan Kediri.
Editor: Andhika Attar Anindita