0
News
    Home Batam Berita Cek Kesehatan Gratis Featured Spesial

    CKG Ungkap Penyakit yang Tak Disadari, 20 Warga Batam Dirujuk - batampos

    3 min read

     

    CKG Ungkap Penyakit yang Tak Disadari, 20 Warga Batam Dirujuk

    Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Sekupang. F.Rengga Yuliandra

    batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, mencatat sebanyak 20 peserta program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2025 harus dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan lanjutan. Rujukan diberikan setelah pemeriksaan menemukan indikasi penyakit yang sebelumnya tidak disadari oleh pasien dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam, Meldasari, mengatakan sebagian besar peserta yang dirujuk tidak memiliki keluhan kesehatan yang signifikan sebelum mengikuti CKG. Penyakit baru terdeteksi setelah dilakukan skrining kesehatan secara menyeluruh.

    “Rujukan dilakukan karena ditemukan kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan pemeriksaan lanjutan atau penanganan yang tidak dapat dilakukan saat pelaksanaan CKG,” kata Meldasari, Jumat (16/1).

    Baca Juga: Polsek Lubukbaja Ungkap Kasus Narkotika di Apartemen, 2 Pengedar Sabu Diciduk

    Ia menjelaskan, jenis rujukan yang diberikan mencakup beragam kasus, di antaranya satu kasus tumor jinak payudara dan satu kasus Fibroadenoma Mammae. Selain itu, ditemukan tiga kasus polip uteri, empat kasus Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) positif, serta satu kasus dugaan kanker serviks.

    Dinkes Batam juga mencatat satu kasus sifilis, satu kasus gangguan tumbuh kembang anak berupa Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan keterlambatan bicara, serta tujuh kasus gangguan jantung. Gangguan jantung tersebut meliputi AV block pada derajat tertentu, kelainan jantung, pembengkakan jantung, ST elevasi pada pemeriksaan EKG, dan bradikardia.

    Menurut Meldasari, temuan tersebut menunjukkan bahwa banyak penyakit dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala awal yang jelas. Oleh karena itu, CKG dinilai memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini berbagai penyakit, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

    “Ini menjadi alasan mengapa CKG penting sebagai upaya skrining kesehatan masyarakat untuk mendeteksi penyakit sejak dini,” ujarnya.

    Baca Juga: Pria yang Lompat di Jembatan Barelang Ternyata Pernah Lakukan Percobaan Bunuh Diri

    Program CKG di Kota Batam telah berjalan hampir satu tahun dan menyasar seluruh kelompok usia. Dinkes Batam menetapkan jumlah sasaran CKG sebanyak 1.276.930 orang atau mendekati total populasi Kota Batam.

    Dari jumlah tersebut, pendaftar melalui aplikasi ASIK tercatat sebanyak 203.874 orang atau sekitar 15,96 persen, dengan tingkat kehadiran mencapai 156.465 orang atau 76,69 persen. Selain pendaftaran melalui aplikasi, sebanyak 111.851 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan melalui pendaftaran manual.

    Berdasarkan kelompok usia, peserta CKG terbanyak berasal dari anak usia 7 hingga 12 tahun, seiring dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di sekolah-sekolah. Kelompok usia tersebut disusul oleh peserta berusia 13 hingga 15 tahun dan 16 hingga 17 tahun. (*)


    Komentar
    Additional JS