Di Tengah Timbunan Tanah Longsor Bandung Barat: Rumah Bertirai Ungu Masih Utuh, Balita Selamat - Tribunnews
Di Tengah Timbunan Tanah Longsor Bandung Barat: Rumah Bertirai Ungu Masih Utuh, Balita Selamat
Tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1/2026): Ada satu rumah masih utuh saat rumah-rumah di sekitarnya hancur, satu balita selamat.
Ringkasan Berita:
- Di tengah pilu bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, terselip dua kisah yang jadi sorotan.
- Pertama, rumah warga yang masih terlihat utuh, kala rumah-rumah di sekelilingnya hancur terkena hamparan longsoran tanah.
- Kedua, seorang bayi di bawah lima tahun atau balita yang ditemukan selamat di atas genting rumahnya.
TRIBUNNEWS.COM - Bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat yang terjadi, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, menimbulkan duka dan pilu bagi warga yang terdampak.
Namun, di tengah lara akibat bencana yang sejauh ini telah menimbulkan delapan korban jiwa tersebut, terselip dua kisah yang menuai sorotan.
Pertama, rumah warga yang masih terlihat utuh, kala rumah-rumah di sekelilingnya hancur terkena hamparan longsoran tanah.
Kedua, seorang bayi di bawah lima tahun atau balita yang ditemukan selamat di atas genting rumahnya.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 10.30 WIB setidaknya 82 orang masih dalam proses pencarian, sementara 23 orang dilaporkan selamat dalam peristiwa longsor tersebut.
Tercatat, 34 kepala keluarga atau 113 jiwa terdampak oleh bencana ini.
Petugas lapangan masih melakukan pengkajian dan pendataan mengenai jumlah rumah yang terdampak.
BNPB menjelaskan, peristiwa tanah longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah, Kecamatan Cisarua.
Material longsoran menimbun permukiman warga, saat sebagian besar dari mereka sedang terlelap.
1. Rumah Bertirai Ungu Masih Berdiri Kokoh
Di tengah puing-puing rumah sekelilingnya yang hancur akibat terjangan longsoran tanah, sebuah rumah sederhana berukuran 4x5 meter terlihat masih berdiri tegak.
Baca juga: Tanah Longsor di Bandung Barat: 8 Orang Tewas, Status Siaga Darurat Bencana Sejak Awal Oktober 2025
Sabtu siang pasca-longsor, saat hujan sesekali turun dan angin dingin berembus, rumah tersebut terpantau memiliki jendela yang masih tertutup oleh tirai berwarna ungu.
Bagian depan jendela, tertempel dua stiker dari Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) dan KPU Jawa Barat, yang mencantumkan dua nama, yakni Hadiansyah dan Wulan Oktaviani.
Cat dindingnya berwarna hijau muda.
Sementara, bagian teras rumah yang seolah menjadi saksi bisu peristiwa tanah longsor di Desa Pasir Langu ini dipenuhi lumpur.
Terpantau, di sebelah kiri rumah utuh ini, ada rangka green house kebun bunga dan sayuran yang berserakan, serta berbagai benda seperti helm, lemari, dan barang-barang rumah tangga dari rumah di sekelilingnya yang telah hancur.
Jarak antara rumah utuh dengan puing-puing itu hanya sekitar 50 centimeter.
Di sebelah kanan, depan, dan belakang rumah utuh tersebut merupakan kebun sayar.
Posisinya yang masih tegak berdiri, membuat rumah itu dijadikan tempat berteduh bagi warga di sela-sela proses evakuasi.
Maklum, jarak proses evakuasi dan pencarian korban dengan rumah utuh ini hanya 50 meter.
Menurut informasi dari warga sekitar, pemilik rumah yang masih utuh ini telah mengungsi di Kantor Desa setempat.

2. Balita Usia 2 Tahun Selamat
Di tengah bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu ini, seorang balita berusia 2 tahun bernama Arsa selamat. Ia ditemukan di atas genting di Kampung Babakan.
Kondisi Arsa pun diungkap oleh salah satu saudaranya, Yayah.
Menurut Yayah, kondisi Arsa saat ini lemas dan beberapa kali muntah, sehingga ia sempat dibawa ke Puskesmas Pasirlangu, tak jauh dari lokasi kejadian.
Arsa ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR, ketika rumah-rumah di sekitarnya telah tertimbun longsoran tanah.
Yayah pun mengaku, tidak tahu, bagaimana Arsa bisa selamat di tengah bencana tanah longsor yang meratakan hampir satu kampung itu.
Namun, hingga Sabtu sore ini, ayah dan ibu Arsa masih belum ditemukan, sementara rumahnya sudah terkubur longsor.
Kini, Arsa berada di bawah perawatan anggota keluarganya yang lain.
Penyebab Longsor di Jawa Barat
Kepala BPBD Jawa Barat Teten Ali Mulku menyebut, longsor tidak hanya terjadi di Cisarua, tetapi juga melanda wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
"Hari ini terjadi dua longsoran di Bandung Barat, yang pertama di Pasirlangu, yang kedua terjadi di Lembang," kata Teten, dalam tayangan Breaking News KompasTV, Sabtu hari ini.
Menurut Teten, bencana tersebut diduga dipicu karena intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tesebut.
"Ini memang salah satu penyebanya dikarenakan adanya intensitas hujan cukup tinggi," ujarnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ajaib, Balita 2 Tahun Ditemukan Selamat di Atas Genting Saat Rumah Lainnya Terkubur Longsor Cisarua dan Dikelilingi Puing, Rumah Bertirai Ungu Berdiri Kokoh di Tengah Lokasi Longsor Cisarua
(Tribunnews.com/Rizki A.) (TribunJabar.id/Nazmi Abdurrahman/Daniel Andreand Damanik)