0
News
    Home Berita Dewan HAM PBB Featured Spesial

    Indonesia Dipercaya Asia-Pasifik Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Ini Makna Strategis di Mata Dunia - Tribunnews.

    4 min read

     

    Indonesia Dipercaya Asia-Pasifik Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Ini Makna Strategis di Mata Dunia - Tribunnews.com

    Editor: Erik S
    HO/IST/istimewa
    PRESIDEN DEWAN HAM - Menteri HAM Natalius Pigai bertemu dengan Perdana Menteri Qatar. Qatar memberikan dukungan pada Indonesia sebagai nominee kawasan Asia-Pasifik untuk posisi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Human Rights Council) 2026 
    Ringkasan Berita:
    • Indonesia ditetapkan sebagai nominee Asia-Pasifik untuk Presiden Dewan HAM PBB 2026 setelah meraih 34 dari 47 suara APG di Jenewa.
    • Menteri HAM Natalius Pigai menyebut capaian ini sebagai bukti kepercayaan kawasan terhadap peran Indonesia sebagai bridge builder.
    • Indonesia berkomitmen memimpin Dewan HAM secara objektif, inklusif, dan berimbang

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA— Penetapan Indonesia sebagai nominator kawasan Asia-Pasifik untuk posisi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Human Rights Council) 2026 dinilai bukan sekadar capaian diplomatik, melainkan bukti kepercayaan kawasan terhadap peran strategis Indonesia di tingkat global.

    Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengatakan, dukungan mayoritas negara Asia-Pasifik mencerminkan pengakuan atas konsistensi Indonesia dalam mengedepankan dialog, inklusivitas, serta pendekatan konstruktif dalam isu HAM internasional.

    “Ini adalah kepercayaan kawasan Asia-Pasifik kepada Indonesia sebagai bridge builder—negara yang mampu menjembatani perbedaan dan menjaga keseimbangan antara promosi dan perlindungan HAM,” ujar Pigai, Kamis (8/1/2026).

    Diketahui Indonesia resmi ditetapkan sebagai nominee Presiden Dewan HAM PBB setelah meraih 34 suara dari 47 negara dalam pertemuan Asia-Pacific Group (APG) di Jenewa pada 23 Desember 2025. Thailand hanya memperoleh 7 suara, sementara 4 negara abstain dan 2 suara dinyatakan tidak sah.

    Pigai menjelaskan, kemenangan tersebut merupakan hasil dari diplomasi senyap yang dibangun melalui penguatan hubungan bilateral, dialog substantif, serta konsolidasi kepercayaan antarnegara di kawasan.

    “Pendekatan kami tidak mengandalkan retorika publik, tetapi komunikasi intensif dan membangun rasa saling percaya,” ujarnya.

    Dinilai Bukti Kepemimpinan Indonesia di Isu HAM Global

    Mantan Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Makarim Wibisono, menilai penetapan Indonesia sebagai nominee Presiden Dewan HAM PBB memiliki arti strategis, baik bagi Indonesia maupun Asia-Pasifik.

    Rekomendasi Untuk Anda
    Indonesia Raih Kepercayaan Kawasan untuk Posisi Presiden Dewan HAM PBB
    Komentar
    Additional JS