0
News
    Home Dunia Internasional Featured Meksiko Spesial

    Indonesia Terdampak, Meksiko Pasang Tarif Impor 35 Persen untuk Barang dari Asia - Kompas

    3 min read

     

    Indonesia Terdampak, Meksiko Pasang Tarif Impor 35 Persen untuk Barang dari Asia



    Kompas.com, 31 Desember 2025, 17:46 WIB

    MEKSIKO, KOMPAS.com – Meksiko resmi memberlakukan serangkaian tarif impor baru terhadap sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia.

    Kebijakan ini ditetapkan pemerintah Meksiko pada Selasa (30/12/2025) waktu setempat melalui Kementerian Ekonomi.

    Tarif impor tersebut mencapai hingga 35 persen dan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.

    Langkah ini menyasar negara-negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Meksiko.

    John Herdman Resmi Latih Timnas Indonesia!

    Tarif berlaku untuk ribuan produk

    Dalam dekret resminya, Kementerian Ekonomi Meksiko merevisi tarif impor untuk 1.463 lini produk.

    Produk-produk tersebut mencakup berbagai sektor industri, mulai dari otomotif, tekstil, dan garmen, hingga plastik, baja, peralatan rumah tangga, aluminium, mainan, furnitur, alas kaki, barang berbahan kulit, kertas dan karton, sepeda motor, serta kaca.

    Negara-negara Asia yang terdampak kebijakan ini antara lain China, India, Korea Selatan, Thailand, dan Indonesia.

    Dengan kebijakan ini, produk dari negara-negara tersebut akan menghadapi bea masuk lebih tinggi saat memasuki pasar Meksiko.

    Dorong reindustrialisasi

    Ilustrasi industri minyak.
    Lihat Foto

    Kementerian Ekonomi Meksiko menyatakan, kebijakan tarif impor ini bertujuan melindungi sekitar 350.000 lapangan kerja nasional.

    Sektor-sektor yang dianggap sensitif antara lain industri alas kaki, tekstil, garmen, baja, dan manufaktur otomotif.

    Pemerintah Meksiko menegaskan langkah tersebut juga ditujukan untuk mendukung “reindustrialisasi yang berdaulat, berkelanjutan, dan inklusif di sektor-sektor strategis perekonomian Meksiko.”

    Selain itu, tarif baru ini diharapkan dapat meningkatkan kandungan nasional dalam rantai produksi sebesar 15 persen, dengan mendorong peningkatan produksi dalam negeri serta menggantikan bahan baku impor dengan alternatif yang dikembangkan secara lokal.

    Target investasi dan penyerapan tenaga kerja

    Pemerintah Meksiko memperkirakan kebijakan ini akan berdampak signifikan terhadap perekonomian domestik.

    Tarif impor baru tersebut diproyeksikan mampu menciptakan hingga 1,5 juta lapangan kerja dan meningkatkan investasi dalam negeri hingga mencapai 28 persen dari produk domestik bruto (PDB).

    Kebijakan ini sebelumnya telah disetujui oleh Kongres Meksiko awal bulan ini. Dalam persetujuannya, Kongres menegaskan bahwa tarif tersebut tidak ditujukan kepada negara tertentu, melainkan untuk memperkuat industri yang dianggap strategis bagi perekonomian nasional.

    China kecam kebijakan tarif Meksiko

    Meski demikian, kebijakan ini menuai reaksi keras dari China. Pada 11 Desember, juru bicara Kementerian Perdagangan China mengecam keputusan Meksiko dan menyerukan dialog.

    “China selalu menentang kenaikan tarif sepihak dalam segala bentuknya dan mendesak Meksiko untuk segera mengoreksi praktik sepihak dan proteksionisme yang keliru,” kata juru bicara tersebut.

    Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Indonesia terkait kebijakan tarif impor baru yang diberlakukan oleh pemerintah Meksiko tersebut.

    Komentar
    Additional JS