0
News
    Home Berita Featured Mensos Pendidikan Sekolah Rakyat Spesial

    Mensos Ungkap Perubahan Siswa Sekolah Rakyat, Kesehatan Fisik-Mental Membaik - detik

    2 min read

     

    Mensos Ungkap Perubahan Siswa Sekolah Rakyat, Kesehatan Fisik-Mental Membaik

    Eva Safitri - detikNews
    Senin, 12 Jan 2026 12:10 WIB
    Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Eva/detikcom)
    Jakarta -

    Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap perubahan pertama dari anak-anak di Sekolah Rakyat. Dia menyebut kesehatan dan mental siswa-siswi Sekolah Rakyat membaik serta berprestasi.

    "6 bulan berjalan perubahan pertama yang kami lihat adalah pada kesehatan anak-anak, berat dan tinggi badan mereka meningkat, kebugaran membaik dan anemia menurun. Bahkan tidak sedikit seragam sekolah yang sudah tidak lagi muat dalam waktu 3 bulan," kata Gus Ipul dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

    "Terlihat sederhana tapi sangat mendasar, sebagaimana pesan bapak Presiden anak yang sehat memiliki kesempatan untuk belajar lebih baik," tambahnya.

    Baca juga:

    Gus Ipul menyebut perubahan juga terjadi pada mental dan perilaku anak-anak Sekolah Rakyat. Menurutnya, anak-anak di Sekolah Rakyat menjadi lebih disiplin, lembut dalam bersikap, tidak mudah mengantuk di kelas dan semakin mandiri.

    "Bahkan banyak di antara mereka meraih prestasi membanggakan. Di sini kami belajar satu hal, ketika anak-anak mendapat rasa aman dan diperhatikan, mereka tumbuh," ucapnya.

    Menurut Gus Ipul, perubahan juga terjadi pada aspek akademik anak-anak Sekolah Rakyat. Contohnya, siswa yang sebelumnya tidak bisa membaca, setelah belajar di Sekolah Rakyat menjadi lancar membaca.

    "Tadi ananda Nazril kini lebih lancar membaca dan lebih optimis menghadapi masa depannya. Nazril ini salah satu contoh dari sekian siswa Sekolah Rakyat yang meskipun udah masuk di usia kelas 1 SMA, tidak bisa membaca. Tapi dengan ketekunan para guru, bimbingan para guru, Nazril menjadi salah satu siswa yang berprestasi," imbuhnya.

    Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi didukung oleh Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, dan PT Pos Indonesia.

    Baca juga:
    Komentar
    Additional JS