Minggu Tim SAR Evakuasi 14 Jenazah Korban Longsor di Cisarua Jabar - Tribunnews
Minggu Tim SAR Evakuasi 14 Jenazah Korban Longsor di Cisarua Jabar
Hari kedua operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Minggu (25/1/2026) sebanyak 14 jenazah korban.
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG BARAT - Hari kedua operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (25/1/2026) sebanyak 14 jenazah korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Kantor SAR Bandung mencatat hingga pukul 16.00 Tim SAR Gabungan mengevakuasi sebanyak 14 jenazah.
Baca juga: Jerit Subuh Longsor Bandung Barat: Adi Menanti 11 Keluarga, Tanu 7 Saudara
Berikut rinciannya:
- 7 jenazah ditemukan di worksite A1
- 6 di worksite A2
- satu jenazah ditemukan di worksite B1
"Adapun total jumlah korban saat ini yakni telah ditemukan 25 body pack (kantong jenazah), 23 selamat dan kurang lebih 80 masih dalam pencarian," ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, Minggu (25/1/2026) sore.

Pantauan Tribun Jabar, pencarian korban longsor ilakukan dengan menggunakan alat berat
Sementara petugas seperti dari Kantor SAR Bandung, TNI/Polri dan relawan disebar ke beberapa titik.
Setelah berhasil diangkat dari dalam tanah, jenazah korban langsung dimasukkan ke kantong jenazah.
Namun, karena kondisi jalur yang terjal, petugas harus melakukan estafet sebelum jenazah dimasukkan ke mobil ambulans.
Baca juga: Medan Berat, Tim SAR Terjunkan Drone UAV Cari 80 Korban Longsor Cisarua
"Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pagi dengan fokus pada 2 sektor, yakni sektor alpha dan sektor bravo dengan metode pencarian menggunakan alat berat, pencarian manual dan penggunaan drone UAV," katanya.
Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah tantangan, terutama faktor cuaca yang sempat turun hujan di lokasi pencarian.
"Selain cuaca yang menjadi tantangan, tim SAR Gabungan saat melaksanakan pencarian, medan di lokasi juga dinilai sulit dan menjadi tantangan," ucap Ade.
Selama proses pencarian itu, sejumlah warga yang merupakan keluarga korban turun menyaksikan proses evakuasi.
Namun, untuk memastikan jenazah anggota keluarganya, mereka harus menunggu hasil identifikasi.
"Berdasarkan hasil pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari (hari ini)," katanya.
11 Korban Teridentifikasi
Hingga Minggu (25/1/2026) pukul 17.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menerima 25 kantong jenazah.
Sebanyak 11 korban telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menyatakan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dan hati-hati.
Pemeriksaan post mortem dan ante mortem masih berlanjut untuk memastikan identitas korban lainnya.
Operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada Minggu siang setelah petugas mendeteksi potensi longsor susulan di area pencarian.
Setelah pemantauan menggunakan drone udara menyatakan lokasi relatif aman, tim SAR gabungan kembali melanjutkan evakuasi sebelum dijadwalkan berlanjut keesokan hari.
Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Bandung Barat sejak Jumat malam (23/1/2026).
Kondisi tanah yang jenuh air memicu pergerakan besar sekitar pukul 03.00 WIB.
Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak 23 Januari 2026 untuk memastikan penanganan dilakukan cepat dan terkoordinasi.
Di balik data korban dan operasi penyelamatan, keluarga korban masih menunggu kabar pasti. Setiap penggalian menjadi harapan terakhir.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Hari Kedua Pencarian Longsor Cisarua, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Sejumlah Korban
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/LAKABANDUNG11111.jpg)