0
News
    Home Berita Featured Papua Spesial

    Papua Bangun Tiga Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026, Perkuat Ekonomi Pesisir - Merdeka

    5 min read

     

    Papua Bangun Tiga Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026, Perkuat Ekonomi Pesisir

    Pemerintah Provinsi Papua akan membangun tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Sarmi, Supiori, dan Waropen pada 2026, bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.



    Pemerintah Provinsi Papua akan membangun tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Sarmi, Supiori, dan Waropen pada 2026, bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.
    Pemerintah Provinsi Papua akan membangun tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Sarmi, Supiori, dan Waropen pada 2026, bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan. (AntaraNews)

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat, telah mengumumkan rencana pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih di wilayahnya. Program ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026 sebagai bagian integral dari program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama bagi kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Papua.

    Kepala DKP Papua, Imam Djuniawal, menjelaskan bahwa inisiatif strategis ini memiliki tujuan ganda. Pertama, untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir. Kedua, untuk secara signifikan meningkatkan nilai tambah dari hasil perikanan tangkap yang selama ini menjadi tulang punggung penghidupan mereka.

    Lokasi yang dipilih untuk pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih ini tersebar di beberapa kabupaten. Kabupaten SarmiSupiori, dan Waropen menjadi daerah prioritas yang akan merasakan dampak langsung dari program ini. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada potensi perikanan serta kebutuhan pengembangan ekonomi masyarakat setempat.

    Mendorong Kemandirian dan Nilai Tambah Perikanan

    Program Kampung Nelayan Merah Putih ini dirancang untuk mendorong kemandirian para nelayan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang terintegrasi. Imam Djuniawal menyampaikan harapannya bahwa program ini akan memberikan dukungan komprehensif bagi nelayan.

    Dukungan tersebut mencakup berbagai fasilitas penting yang akan menunjang seluruh rantai nilai perikanan. Konsep perikanan terpadu dari hulu hingga hilir akan diterapkan, memastikan setiap tahapan produksi mendapatkan fasilitas yang memadai. Hal ini diharapkan dapat menjaga mutu hasil tangkapan dan pada akhirnya meningkatkan harga jual ikan.

    Sebelumnya, Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, telah meninjau langsung kampung nelayan Samber-Binyeri di Biak Numfor. Kunjungan ini menjadi referensi penting dalam pengembangan konsep Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dibangun.

    Fasilitas Terpadu dan Potensi Pariwisata Pesisir

    Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dikembangkan mengusung konsep perikanan terpadu yang komprehensif. Mulai dari fasilitas dermaga bongkar yang memudahkan aktivitas nelayan, hingga sarana rantai dingin dan pembekuan ikan untuk menjaga kualitas produk.

    Selain itu, program ini juga akan dilengkapi dengan sarana pendukung ekonomi lainnya. Fasilitas seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) akan memastikan pasokan energi untuk kapal-kapal nelayan. Kedai pesisir dan sentra kuliner juga akan dibangun untuk mendukung aktivitas ekonomi lokal dan potensi pariwisata.

    Tidak hanya sebagai basis pengembangan perikanan tangkap, kampung nelayan ini juga diarahkan menjadi kawasan pendukung pariwisata pesisir. Integrasi dengan sektor pariwisata diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.

    Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Keberhasilan

    Keberhasilan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sangat bergantung pada dukungan dan kepercayaan masyarakat. Terutama dalam penyediaan lahan yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur.

    Oleh karena itu, DKP Papua berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan kampung nelayan Merah Putih dengan pola reguler. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, mitra, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan program ini.

    Dengan adanya fasilitas yang memadai dan dukungan penuh dari berbagai pihak, mutu hasil tangkapan ikan dapat terjaga dengan baik. Hal ini secara langsung akan berdampak pada peningkatan harga jual ikan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir di Papua.

    Sumber: AntaraNews


    Komentar
    Additional JS