Pemprov Jakarta Alokasikan Rp31 miliar untuk Modifikasi Cuaca pada 2026 -Liputan6
Pemprov Jakarta Alokasikan Rp31 miliar untuk Modifikasi Cuaca pada 2026
BPBD menjelaskan, penambahan anggaran dilakukan karena adanya rencana pelaksanaan OMC pada saat musim kemarau mendatang.
Diterbitkan 17 Januari 2026, 12:08 WIB
Tim TNI AU dan BPPT saat bersiap melakuka operasi modifikasi cuaca dengan pesawat Cassa 212-200 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
- Berapa anggaran yang dialokasikan Pemprov DKI Jakarta untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahun 2026?
- Mengapa anggaran OMC tahun 2026 ditingkatkan dari alokasi awal?
- Apa tujuan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) saat musim kemarau?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp31 miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka mengantisipasi hujan dengan intensitas tinggi yang bisa mengakibatkan banjir di kota metropolitan ini sepanjang tahun 2026.
“Kita sudah kalkulasikan sepanjang tahun itu Rp31 miliar," kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Awalnya itu hanya dialokasikan Rp7 miliar. "Tapi berdasarkan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada 2026 ada kecenderungan-kecenderungan seperti apa. Jadi ditambah lagi," katanya.
Yohan menjelaskan, penambahan anggaran itu dilakukan karena adanya rencana pelaksanaan OMC pada saat musim kemarau mendatang.
Berbeda dengan OMC saat musim hujan, nantinya OMC saat musim kemarau dilakukan agar hujan turun di atas tanah bukan di atas laut.
“Kita juga ada niatan nanti masuk musim kering, justru kita coba gugurkan awannya di daratan. Beda metodenya (dengan OMC saat musim hujan),” kata Yohan.
Kendati demikian, Yohan mengatakan, total anggaran tersebut tak akan dipaksakan untuk terserap seluruhnya. Apabila situasi dirasa cukup kondusif maka OMC tidak akan dilakukan.
Butuh 1 Ton Garam Sekali Terbang
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474447/original/032016700_1768477318-IMG_5564.jpeg)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta akan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 16–22 Januari 2026. (Dok. BPBD DKI Jakarta)
Yohan juga memaparkan jumlah anggaran yang disiapkan untuk OMC periode awal dan pertengahan tahun sebesar Rp7 miliar.
“Itu dipersiapkan sekitar Rp7 miliar untuk tahap yang awal tahun ini. Awal dan pertengahan tahun ini itu Rp7 miliar. Tapi itu juga belum tentu terserap semua,” kata Yohan.
Sebab, kata Yohan, jumlah garam yang disebarkan dalam setiap penerbangan juga berbeda. Terkadang dibutuhkan 800 kilogram hingga 1 ton garam atau Natrium Clorida (NaCl).
“Satu hari itu 3 penerbangan. Itu detail-detailnya ada hitung-hitungan dari BMKG. Berapa NaCl yang harus dibawa," katanya.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4315151/original/030334800_1675673028-Infografis_SQ_Tips_Hadapi_Cuaca_Ekstrem_agar_Tetap_Selamat.jpg)
Infografis Tips Hadapi Cuaca Ekstrem agar Tetap Selamat. (Liputan6.com/Abdillah)