0
News
    Home Berita Davos Featured Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo di Davos: Indonesia Tidak Pernah Gagal Bayar Utang - Tempo

    5 min read

     

    Prabowo di Davos: Indonesia Tidak Pernah Gagal Bayar Utang



    Perbesar
    Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam World Economic Forum Annual Meeting 2026, di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026. Tangkapan layar WEF 2026
    Logo

    PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan pidato khusus di Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF), Davos, Swis pada Kamis, 22 Januari 2026. Di hadapan perwakilan negara-negara dan bisnis internasional, Prabowo mengatakan Indonesia tidak pernah gagal membayar utang.

    Prabowo mengklaim Indonesia memiliki kredibilitas yang telah dipertahankan selama bertahun-tahun. "Kredibilitas, sekalinya hilang, akan sangat sulit dikembalikan. Indonesia dalam sejarahnya tidak pernah sekalipun gagal dalam pembayaran utang kami," kata Prabowo yang berpidato dengan bahasa Inggris di atas podium WEF.

    Prabowo mengatakan rezim yang berkuasa di Indonesia selalu membayar utang rezim pendahulunya. "Presiden penerus akan selalu membayar utang-utang dari pemerintahan sebelumnya," ujar Prabowo, yang menggantikan mantan presiden Joko Widodo pada Oktober 2024.

    Ketua Umum Partai Gerindra ini mengklaim Indonesia saat ini adalah negara yang damai dan stabil. Dalam kondisi itu, kata dia, Indonesia memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan dan mampu menawarkan berbagai kesempatan.

    Prabowo menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu berada di atas 5 persen dalam beberapa tahun terakhir. Inflasi tahunan, kata dia, juga terkendali di sekitar angka 2 persen.

    Prabowo menyatakan yakin ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih besar lagi di masa mendatang. "Saya meyakini pertumbuhan kami, pertumbuhan ekonomi kami, akan mengejutkan dunia," tutur pensiunan jenderal Tentara Nasional Indonesia ini.

    Prabowo juga menggunakan kesempatan berpidato di WEF untuk berbicara soal Badan Pengelola Investasi Danantara. Menurut dia, Danantara didirikan salah satunya untuk menjadi partner siapapun yang ingin berinvestasi di Indonesia.

    Mantan menteri pertahanan ini menyatakan Indonesia akan selalu terbuka untuk investasi asing dan domestik. "Indonesia saat ini menawarkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan kondisi yang stabil," ucap Prabowo.

    Pidato Prabowo di WEF berlangsung selama sekitar 40 menit. Dalam sambutan khususnya itu, Prabowo berbagi panggung dengan Presiden sekaligus Chief Executive Officer WEF, Børge Brende.

    Dalam forum WEF tahun ini, pemimpin negara dan tokoh dunia lain juga menyampaikan pidato secara khusus. Selain Prabowo, panggung WEF juga memberikan kesempatan kepada para kepala negara seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, hingga Presiden Argentina Javier Milei.

    Komentar
    Additional JS