Prabowo: Indonesia Akan Jadi Bangsa Keempat Terkaya Dunia, Syaratnya Bersatu - Liputan6
Prabowo: Indonesia Akan Jadi Bangsa Keempat Terkaya Dunia, Syaratnya Bersatu
menekankan semua elite harus saling bekerja sama dalam membangun Indonesia.
- Indonesia berpotensi jadi negara terkaya keempat jika masyarakat bersatu.
- Prabowo ajak elite dan masyarakat bersatu, bekerja sama meski ada perbedaan.
- Kritik dalam demokrasi baik, namun fitnah dan kebohongan tidak dibenarkan.
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia dapat menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Namun, kata dia, hal tersebut dapat tercapai apabila semua elemen masyarakat dapat bersatu.
"Yang saya katakan tadi, pakar-pakar geopolitik mengatakan bangsa Indonesia ini akan menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Tapi ada syaratnya. Syaratnya apa? Syaratnya adalah apabila bangsa Indonesia bisa bersatu," kata Prabowo dalam perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Selain itu, dia menekankan semua elite harus saling bekerja sama dalam membangun Indonesia. Prabowo menyampaikan dirinya selalu ingin mengajak semua elemen untuk dapat bersatu, meski ada perbedaan dan kesalahan di masa lalu.
"Saya ingin selalu mengajak apa pun perbedaan kita, apa pun mungkin dosa-dosa kita di masa lalu, karena kita manusia pasti penuh dosa, pasti ada kesalahan," ujarnya.
Minta Masyarakat Kerja Sama, Saling Bantu
Prabowo meminta semua masyarakat dan elite untuk bekerja sama, saling bahu-membahu, dan menjaga persatuan. Dia menuturkan pihak yang kuat harus menarik yang lemah, sedangkan yang lemah ikut bekerja sama
"Tapi sekarang kita harus bekerja sama, kita harus kompak, kita harus bahu-membahu. Yang kuat tarik yang lemah, yang lemah berhimpun bekerja sama, bersaing baik, tapi begitu pertandingan selesai bersatu, bersatu," tutur Prabowo.
Dia menegaskan masyarakat dapat bersikap kritis ditengah demokrasi. Prabowo justru menilai kritik merupakan hal baik, asalkan hal yang disampaikan tidak mengandung fitnah dan kebohongan.
"Ada yang mengatakan kalau bersatu itu tidak demokratis. Lho, demokrasi silakan, koreksi silakan, kritik bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak, tidak mengizinkan fitnah," pungkas Prabowo.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5128654/original/055644500_1739255992-Infografis_SQ_Prabowo_Perintahkan_Kapolri__Jaksa_Agung_hingga_KPK_Sikat_Koruptor.jpg)