0
News
    Home Berita Featured Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Spesial

    Purbaya Pede Bisa Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam, Akui Tahu Kenapa Melemah - suara

    3 min read

     

    Purbaya Pede Bisa Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam, Akui Tahu Kenapa Melemah

    Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1/2026). [Suara.com/Rina]
    Baca 10 detik
    • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim mengetahui penyebab pelemahan Rupiah mendekati Rp17.000 per USD.
    • Purbaya menyatakan mampu memperbaiki pelemahan Rupiah dalam waktu singkat jika berwenang melakukannya.
    • Rupiah pada Selasa (20/1/2026) ditutup di Rp16.956 per dolar AS, menunjukkan adanya pelemahan.

    Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tahu alasan kenapa nilai tukar Rupiah melemah hingga hampir Rp 17 ribu beberapa waktu belakangan. Bahkan dia percaya diri bisa membuat Rupiah menguat hanya dalam waktu semalam.

    "Kalau saya tahu alasannya. Saya tahu betul alasannya kenapa, dan betul memperbaikinya dua hari, semalam, dua malam, selesai itu," kata Purbaya usai ditemui di kawasan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dikutip Rabu (21/1/2026).

    Hanya saja ia ogah merinci alasan kenapa Rupiah lemah karena itu adalah wewenang Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter.

    "Tapi saya bukan bank sentral. Ngomong itu saja salah barusan. Sudah, Rupiah sudah ya, BI saja," lanjut dia.

    Ia menegaskan kalau Menteri Keuangan selaku otoritas fiskal tidak bisa melakukan intervensi ke Bank Indonesia. Namun Purbaya bakal ikut menanyakan alasan kenapa Rupiah melemah.

    "Karena saya nggak bisa intervensi untuk kebijakan, itu kan otoritas bank sentral," tegasnya.

    Diketahui nilai tukar masih bertahan di zona merah pada, Selasa (20/1/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp16.956 per dolar AS atau USD.

    Pelemahan ini membuat mata uang garuda terus terpuruk dengan melemah 0,01 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.955 dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.981 per dolar AS.  

    Baca Juga: Bank Indonesia Diramal Bakal Tahan Suku Bunga, Ini Pertimbangannya


    Komentar
    Additional JS