0
News
    Home Basarnas Berita Featured Lintas Peristiwa Pesawat ATR Spesial

    Teka-teki 13 Ribu Langkah di Smartwatch Kopilot ATR Terjawab, Ini Penjelasan Basarnas - Liputan6

    6 min read

     

    Teka-teki 13 Ribu Langkah di Smartwatch Kopilot ATR Terjawab, Ini Penjelasan Basarnas

    Basarnas mengaku sudah memberikan penjelasan pada keluarga Kopilot ATR perihal temuan itu.


    Tim SAR Gabungan menggunakan tali temali untuk mengevakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung. (Liputan6.com/ Fauzan)

    Liputan6.com, Jakarta - Teka teki rekaman data langkah kaki di smartwatch milik kopilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, akhirnya terjawab. Menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i, langkah kaki yang terekam adalah data beberapa bulan lalu bukan setelah pesawat jatuh.

    "Terkait dengan pergerakan yang dari smartphone, kita sudah dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan. Dan yang bersangkutan (pihak keluarga korban) sudah dimintai keterangan," ujar Syafi'i di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Rabu (21/1/2026).

    Menurut Syafi'i, rekaman jejak langkah itu terjadi saat korban masih di Jogja dan temuan itu sudah dijelaskan.

    "Setelah dibuka, bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Jogja. Dan itu sudah diclearkan tadi pagi," katanya.

    Reaksi Keluarga

    Pesawat Jatuh
    Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban kedua pesawat ATR 42-500 dari jurang sedalam 350 meter di Gunung Bulusaraung. (Liputan6.com/ Fauzan)

    Menurut Syafi'i, pihak keluarga Farhan telah menerima penjelasan tersebut.

    "Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu di-broadcast," pungkasnya.

    Sebelumnya, keluarga kopilot Farhan menyebut smartwatch milik korban mencatat 13.647 langkah, pasca pesawat ATR 42-500 kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

    Pengakuan Keluarga soal Notifikasi Langkah Kaki di Smartwatch Korban

    Tampilan notifikasi pergerakan langkah diduga dari smartwach co-pilot Farhan. (Istimewa)
    Tampilan notifikasi pergerakan langkah diduga dari smartwach co-pilot Farhan. (Istimewa)

    Sebelumnya diberitakan, notifikasi jumlah langkah kaki pada jam tangan pintar (smartwatch) milik Co-Pilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, dilaporkan terus bertambah meski pesawat dinyatakan jatuh di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) siang.

    Data pergerakan tersebut terpantau dari ponsel Farhan yang masih terhubung dengan smartwatch miliknya. Ponsel tersebut kini berada di tangan kekasih Farhan, Dian Mulyana Hasibuan.

    Informasi ini disampaikan oleh Pitri Keandedes Hasibuan (30), kakak dari Dian Mulyana Hasibuan. Ia mengaku memperoleh informasi tersebut langsung dari adiknya yang berada di lokasi pencarian.

    "Dia (Farhan) kan ada smartwatch, kalau bisa ada yang melacak smartwach-nya itu dia pakai yang Galaxy, kayak manalah caranya, supaya ada pertolongan yang cari dia. Karena dari HP dia yang terhubung ke smartwatch-nya itu kan masih bergerak. Kemungkinan kan masih bisa dilacak yah dari situnya," kata Pitri kepada wartawan, Senin (19/1/2026).

    Pitri menjelaskan, ponsel Farhan telah ditemukan di kawasan hutan dan kini dipegang oleh adiknya. Dari perangkat tersebut, terlihat data langkah kaki pada smartwatch masih terus bertambah dari waktu ke waktu.

    "Jadi saya minta tolong ke media bahwa pesawat jatuh tanggal 17 terus tanggal 18 dilakukan pencarian dan HP Farhan, ada dapat HP-nya dapat di hutan terus HP-nya sekarang udah dipegang sama adik saya HP dia itu terhubung ke smartwatch-nya terus dicek smartwatch-nya itu ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan dari pagi jam 6 ada berapa langkah terus ditambah lagi jam 10 sampe malam juga ada," tutur Pitri.Dia menambahkan, penambahan jumlah langkah itu terus terjadi hingga hari ketiga sejak Farhan berada di kawasan hutan. Kondisi tersebut mendorong pihak keluarga meminta pencarian dilakukan secara lebih intensif.

    "Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah dan ini hari ketiganya di hutan. Jadi tolong kepada bapak Prabowo atau siapapun yang bisa ngasih bantuan tolong turunkan tim SAR lebih banyak lagi pak," katanya.

    Loading

    Komentar
    Additional JS