Trump Tunjuk Tony Blair dan Jared Kushner ke Dewan Perdamaian Gaza - SindoNews
Trump Tunjuk Tony Blair dan Jared Kushner ke Dewan Perdamaian Gaza
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:18 WIB
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Foto/anadolu
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair ke apa yang disebutnya “Dewan Perdamaian”. Mereka diharapkan akan mengawasi rencana 20 poin presiden Amerika Serikat untuk mengakhiri perang genosida Israel terhadap Palestina di Gaza.
Gedung Putih mengatakan pada hari Jumat (16/1/2026) bahwa Blair akan menjadi salah satu dari tujuh anggota eksekutif pendiri dewan tersebut, bersama dengan menantu Trump, Jared Kushner, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dan utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.
Anggota lainnya adalah Marc Rowan, Ajay Banga, dan Robert Gabriel.
Pengumuman ini datang hanya beberapa hari setelah Witkoff mengumumkan peluncuran fase kedua dari rencana yang ditengahi AS untuk mengakhiri perang Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina sejak Oktober 2023.
Sementara itu, pertemuan pertama Komite Administrasi Gaza diadakan pada hari Jumat di Kairo, menurut media Mesir, menandai peluncuran resmi badan yang bertugas mengawasi administrasi sipil, bantuan, dan rekonstruksi pascaperang di Jalur Gaza.
Televisi Qahera News melaporkan sesi awal Komite Nasional Palestina berfokus pada bantuan kemanusiaan mendesak dan perencanaan rekonstruksi awal.
Pembentukan komite ini menyusul pembicaraan baru-baru ini di antara faksi-faksi Palestina di Kairo dan pengumuman oleh utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, bahwa perjanjian gencatan senjata telah memasuki fase kedua.
Fase kedua berpusat pada kerangka kerja yang menggabungkan administrasi teknokratis Palestina dengan pengaturan stabilisasi internasional, yang beroperasi di bawah Dewan Perdamaian yang diusulkan.
Rencana tersebut membayangkan komite tersebut mengelola kehidupan sehari-hari dan layanan dasar di Gaza saat pasukan Israel mundur, sementara aktor internasional mengawasi keamanan secara sementara.
Menurut berbagai laporan regional dan internasional, komite tersebut diketuai oleh Ali Shaath, mantan wakil menteri perencanaan Palestina.
Anggotanya termasuk tokoh-tokoh yang bertanggung jawab atas portofolio kunci seperti telekomunikasi, pertanian, kesehatan, perdagangan dan ekonomi, pendidikan, keuangan, air dan layanan kota, serta urusan sosial.
Berbicara kemudian pada hari Jumat, Shaath mengatakan komite tersebut telah mengamankan anggaran operasional satu tahun dari negara-negara donor, yang memungkinkan mereka untuk segera memulai pekerjaan.
Ia menambahkan upaya sedang dilakukan untuk mendirikan dana rekonstruksi dan bantuan internasional melalui Bank Dunia, yang menurutnya sangat penting untuk pemulihan Gaza.
Baca juga: Trump Umumkan Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, Israel Langsung Bunuh 10 Warga Palestina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela