0
News
    Home Amerika Serikat Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Nicolas Maduro Spesial Venezuela

    Usai Pasukan Khusus AS Tangkap Maduro, Trump Ancam 3 Negara Amerika Latin Lainnya - SindoNews

    3 min read

     

    Usai Pasukan Khusus AS Tangkap Maduro, Trump Ancam 3 Negara Amerika Latin Lainnya

    Minggu, 04 Januari 2026 - 11:30 WIB
    Presiden AS Donald Trump sampaikan peringatan bernada ancaman kepada Meksiko, Kolombia, dan Kuba setelah pasukan khusus AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/White House/Truth Social @realDonaldTrump
    A
    A
    A
    WASHINGTON - Setelah serangan pasukan khusus Delta Force Amerika Serikat (AS) yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan bernada ancaman kepada pemerintah Meksiko, Kolombia, dan Kuba.

    Peringatan Trump muncul pada hari Sabtu waktu AS saat dia membela operasi militer Amerika di Venezuela, menyebut Maduro sebagai "teroris narkoba".

    Ketika ditanya tentang implikasinya bagi negara-negara tetangga, Trump kembali menegaskan kritiknya terhadap Presiden Kolombia Gustavo Petro, sekutu utama Maduro.

    Baca Juga: Pasukan Khusus AS Begitu Mudah Menangkap Maduro, Ngapain Aja Paspampres Venezuela?

    "Dia memiliki pabrik kokain, dia memiliki pabrik tempat dia membuat kokain," kata Trump. "Dia harus berhati-hati," katanya lagi.

    Presiden AS juga menyatakan, "Kuba akan menjadi sesuatu yang akan kita bicarakan."

    Dia mengeklaim bahwa Washington ingin membantu rakyat dari negara Kuba yang dia sebut "gagal", mirip dengan Venezuela.

    "Ini sangat mirip dalam arti bahwa kita ingin membantu rakyat di Kuba, tetapi kita juga ingin membantu orang-orang yang dipaksa keluar dari Kuba dan tinggal di negara ini," katanya.

    Lebih lanjut, Trump mengatakan: "Sesuatu harus dilakukan dengan Meksiko." Dia mengeklaim bahwa kartel narkoba secara efektif mengendalikan negara itu dan bahwa Presiden Claudia Sheinbaum Pardo takut pada mereka.

    “Mereka mengendalikan Meksiko. Saya telah bertanya kepadanya berkali-kali: ‘Apakah Anda ingin kami menumpas kartel-kartel itu?’ ‘Tidak, tidak, tidak, Tuan Presiden, tidak, tidak, tidak, tolong'. Jadi kita harus melakukan sesuatu,” katanya dalam wawancara telepon dengan Fox News.

    Aksi militer Washington telah memicu kecaman internasional yang luas, dengan ketiga negara Amerika Latin tersebut mengecamnya sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman terhadap stabilitas regional.

    Kementerian Luar Negeri Meksiko mengeluarkan kecaman keras terhadap intervensi AS, menyatakan bahwa hal itu sangat membahayakan stabilitas regional dan bahwa Amerika Latin dan Karibia harus tetap menjadi zona perdamaian.

    Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel menggambarkan serangan AS itu sebagai “pengecut, kriminal, dan khianat” serta menyerukan kecaman internasional.

    Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan kembali penolakan pemerintahnya terhadap tindakan militer sepihak apa pun.
    (mas)
    Komentar
    Additional JS