Anggota Damkar Diteror Usai Buat Konten Soal Helm - Viva
Jakarta, VIVA – Kasus kekerasan yang menyeret anggota kepolisian kembali jadi sorotan publik. Kali ini seorang siswa MTs Negeri di Kota Tual Maluku bernama Arianto Tawakal yang berusia 14 tahun meninggal setelah dihantam helm taktikal oleh anggota Brimob Polda Maluku Bripda Masias Victoria Siahaya.
Kasus kekerasan yang menyebabkan Arianto meninggal dunia ini mendapat sorotan luas dari masyarakat termasuk anggota pemadam kebakaran bernama Khairul Umam ikut bereaksi. Dirinya sempat membuat video ‘sentilan’ terkait fungsi helm.
“Gue mau ngaish tau ini namanya helm. Gunanya itu buat melindungi kepala bukan buat ngancurin kepala. Katanya bulan puasa setan pada dipenjara kok masih ada,” sentil Umam dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @xkhairulumam.
Namun, setelah mengunggah video tersebut, Khairul Umam mengaku mendapat teror. Melalui unggahan di akun Instagramnya, ia menyampaikan bahwa teror itu datang lewat pesan WhatsApp. Peneror bahkan sempat mengungkap alamat rumahnya serta menyebut nama kedua orang tuanya.
“Khairul Umam xxxxxxx. 2 alamat ini ya bang. Jangan lupa pake helemnya biar tetap selalu melindungi kepala lu. Sekalian minta doa dan restu ma (nama umi) dan (nama abi) biar lu selamat,” demikian bunyi ancaman terror dari nomor tak dikenal.
Dalam pesan tersebut juga sang peneror sempat memberikan pesan bernada 'ancaman’ terkait keselamatannya. Meski mendapat ancaman Khairul Umam memberikan balasan santai.
“Sehat2 ya kak dan jaga diri baik2 semoga kakak selalu diberikan keselamatan,” demikian pesan dari sang peneror.
“Terima kasih doanya semoga juga sehat2 sekeluarga ya,” balas Khairul Umam.
“Aamiin kalau gak selamat soal nya taut kakak lewat gak lebaran,” balas sang peneror lagi.
Di sisi lain, ia menyatakan bahwa unggahan ini sengaja dibuatnya sebagai bukti, jika suatu saat terjadi hal buruk yang menimpanya.
“Sengaja gua post begini. Seenggaknya kalian tau kalo gua kenapa kenapa. Wkwk,” tulis dia.
Meneror hingga ke orang di sekitar Khairul Umam
Tak hanya ke keluarganya saja, teror juga dialamatkan kepada orang terdekat Khairul Umam. Dalam pesan yang dibagikan olehnya terlihat sebuah pesan berisikan video Khairul Umam terkait dengan fungsi helm ke nomor WhatsApp orang terdekat sang damkar.
“Kamu catwarior menyampaikan ultimatul kepada pegawai Damkar Honoror yang membuat konten untuk mencari sensasi dan dapat menimbulkan…,” demikian potongan sekilas pesan yang dikirim peneror.
Dalam caption yang diunggah Khairul Umam WhatsApp tersebut berasal dari cat warior. Namun hingga unggahannya diterbitkan pada Rabu petang 25 Februari 2026, Khairul Umam mengaku tak tau siapa dan apa tujuan dari pengirim pesan tersebut.
“Mulai merambah ke orang sekitar pren. Ngakunya si cat warior gitu tapi gua gatau valid apa kaga dan sampe saat ini pun gua belom tau motifnya apa dan ini tuh siapa si. Wkwk,” tulis dia.
Khairul Umam juga mengaku tak mau berburuk sangka terkait dalang dibalik peneror tersebut.
“Buat temen temen inget bulan puasa kita gaboleh suujon oke? Kalo teror gini enaknya kumpulin dulu baru upload apa langsung upload ajah ya pren?,” sindir sang damkar.