0
News
    Home Berita Dunia Internasional El Mencho Featured Meksiko Spesial

    Bosnya Dibunuh, Kartel Narkoba Terkejam Mengamuk, Meksiko Mirip Medan Perang - SindoNews

    6 min read

      

    Bosnya Dibunuh, Kartel Narkoba Terkejam Mengamuk, Meksiko Mirip Medan Perang


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Senin, 23 Februari 2026 - 12:19 WIb

    Kartel narkoba terkejam, CJNG, mengamuk di Meskiko setelah bos mereka Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau El Mencho dibunuh tentara. Foto/Marca

    MEXICO CITY - Para mafia Jalisco New Generation Cartel (CJNG), kartel narkoba terkejam di Meksiko, mengamuk di hampir selusin negara bagian setelah bos mereka; Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau El Mencho, tewas dibunuh tentara. Banyak bangunan dan kendaraan dirusak serta dibakar, mengubah beberapa kota seperti medan perang.

    El Mencho tewas dalam sebuah operasi militer Meksiko pada hari Minggu. Bos CNJG itu merupakan buronan paling dicari di Meksiko dan Amerika Serikat (AS), yang memiliki hadiah USD15 juta atau lebih dari Rp235 miliar untuk penangkapannya.

    Baca Juga: Tentara Meksiko Habisi El Mencho, Bos Kartel Narkoba Terkejam yang Kepalanya Dihargai Rp235 Miliar

    Menurut laporan media lokal, para mafia CJNG membakar kendaraan-kendaraan di hampir selusin negara bagian Meksiko dan bahkan menghancurkan jalan, taktik yang biasa digunakan untuk menghalangi operasi militer. Asap mengepul di atas kota wisata Puerto Vallarta, sementara kekerasan dengan cepat menyebar ke negara bagian tetangga Michoacan, tempat CJNG memiliki banyak kehadiran.

    Warga menghindari aktivitas di luar ruangan dan sekolah diliburkan di Guadalajara, ibu kota Jalsco, karena para anggota kartel melepaskan tembakan di tempat umum dan membakar properti, termasuk pompa bensin (SPBU), toko, apotek, dan supermarket.

    Maria Medina, yang bekerja di sebuah SPBU yang dibakar, mengatakan bahwa orang-orang bersenjata muncul dan menyuruh semua orang untuk keluar. "Saya pikir mereka akan menculik kami. Saya lari ke warung taco untuk berlindung bersama orang-orang di sana," kata Medina kepada AFP, Senin (23/2/2026).

    El Mencho awalnya terluka dalam operasi penangkapan oleh militer di Tapalpa, Jalisco, pada hari Minggu. Namun, dia tewas saat diterbangkan ke Mexico City untuk perawatan. Empat orang lainnya tewas di tempat kejadian dan dua lainnya ditangkap. Kendaraan lapis baja, peluncur roket, dan senjata lainnya disita dari kartel tersebut.

    Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mendesak warga untuk tetap tenang dan mengatakan pemerintah pusat berkoordinasi dengan otoritas negara bagian. Gubernur Jalisco Pablo Lemus meminta warga untuk tetap di rumah, menangguhkan transportasi umum, dan mengatakan bahwa negara bagian tersebut "sedang melewati masa-masa kritis."

    Departemen Luar Negeri AS telah menawarkan hadiah hingga USD15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan El Mencho. Pada bulan Februari, pemerintahan Presiden Donald Trump menetapkan kartel tersebut sebagai organisasi teroris asing. Kartel ini dikenal karena menyelundupkan sejumlah besar fentanyl dan narkoba lainnya ke Amerika Serikat.

    CJNG telah menjadi salah satu kartel paling agresif dalam serangannya terhadap militer - termasuk helikopter - dan merupakan pelopor dalam meluncurkan bahan peledak dari drone dan memasang ranjau.

    Pada tahun 2020, kartel ini melakukan upaya pembunuhan spektakuler dengan granat dan senapan bertenaga tinggi di jantung Mexico City terhadap kepala kepolisian ibu kota saat itu yang sekarang menjabat sekretaris keamanan federal.

    DEA (Drug Enforcement Administration) AS menganggap kartel ini sama kuatnya dengan kartel Sinaloa, salah satu kartel narkoba paling terkenal di Meksiko, dengan kehadiran di seluruh 50 negara bagian AS.

    CNJG merupakan salah satu pemasok utama kokain ke pasar AS dan, seperti kartel Sinaloa, menghasilkan miliaran dolar dari produksi fentanil dan metamfetamin. Namun, Sinaloa telah melemah akibat perselisihan internal setelah kehilangan pemimpinnya, Ismael "El Mayo" Zambada dan Joaquín "El Chapo" Guzmán, yang keduanya berada dalam tahanan AS.

    Penggerebekan terhadap bos CNJG terjadi di tengah tekanan dari Presiden Trump agar Meksiko menghentikan aliran narkoba, khususnya fentanil, ke Amerika Serikat. Trump telah berulang kali mengancam akan mengenakan tarif pada ekspor Meksiko, dengan alasan bahwa Sheinbaum belum cukup berupaya memerangi perdagangan narkoba.

    Imbas dari amukan CNJG, banyak maskapai penerbangan AS dan Kanada membatalkan puluhan penerbangan ke Meksiko.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    10 Radar Militer Terbaik...

    10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang

    Komentar
    Additional JS