Heboh! Wakil Kepala BGN Ejek Ketua BEM UGM yang Kritik MBG dengan Emot Monyet - tvOneNews
VIVA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. Sony Sonjaya tampak melontarkan komentar tidak pantas di media sosial.
Komentar tidak pantas tersebut dijumpai di unggahan akun Instagram @jogjastudent, yang diunggah pada 14 Februari 2026 lalu.
Unggahan itu menampilkan video orasi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto saat melontarkan kritik keras terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemuda itu secara lantang mempertanyakan urgensi program MBG yang menargetkan 82 juta anak Indonesia. Ia mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut angka kemiskinan kurang dari 10 persen. Menurutnya, jika menggunakan logika tersebut, seharusnya penerima MBG tidak mencakup seluruh anak, melainkan hanya sekitar 9 persen.
Ia kemudian menuding program tersebut sebagai proyek. Dalam pernyataannya, ia menyebut satu pemilik SPPG atau yayasan bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp100 juta hingga Rp125 juta per bulan.
“Yang bisa punya SPPG itu bukan melalui mekanisme demokratis, tapi yang dekatlah yang dapat,” kata Tiyo.
Di akhir pidatonya, ia kembali menegaskan kritiknya dengan menyebut program MBG bukan sebagai makan bergizi gratis, melainkan “maling berkedok gizi”.
Pada kolom komentar unggahan tersebut, tapak Irjen Sony Sonjaya turut bersuara. Ia mengungkap program MBG telah menjangkau lebih dari puluhan juta penerima.
“BODO ??? Telah memberi makan kepada 60 juta Balita, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan peserta didik, telah menyerap lebih daei 1 juta tenaga kerja, telah menyerap hasil tani, hasil kebun, haail budidaya ikan, hasil ternak... lah... yg orasi telah menghasilkan apa??... jadine,” tulis Sonny, kemudian melanjutkan dengan mengirim tiga emoticon monyet.
Komentar Sony sontak menjadi perhatian warganet. Tidak sedikit yang menyebutnya arogan dan anti kritik.
“Bentuk Arogansi (tidak menerima kritik), merasa tidak tersentuh... semua ada masanya.. belajar dari negara nepal,” komentar salah seorang warganet.
"Gaji lu noh dibayarin ama orang yang lo katain pake emot monyet!!!!," tulis warganet.