0
News
    Home Agrinas Berita Featured Koperasi Desa Merah Putih Spesial

    Inilah Dirut Agrinas yang Memutuskan Impor 105.000 Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih - SindoNews

    4 min read

     

    Inilah Dirut Agrinas yang Memutuskan Impor 105.000 Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih


    Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:16 WIB


    Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota. FOTO/dok.SindoNews

    JAKARTA - PT Agrinas Pangan Nusantara memutuskan untuk mengimpor 105.000 unit mobil pikap asal India guna menunjang operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia. Kebijakan strategis ini diambil di bawah kepemimpinan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota.

    "Ratusan ribu pickup itu bakal digunakan untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Impor ini untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia," ungkap Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota kepada media di Jakarta, baru-baru ini.

    Baca Juga: Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India, Bisa Gerus PDB hingga Rp39 Triliun

    Secara rinci, perusahaan mendatangkan 35.000 unit pikap Scorpio dari produsen otomotif Mahindra. Selain itu, sebanyak 70.000 unit lainnya disuplai oleh Tata Motors India, yang terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick Up dan 35.000 unit truk Ultra T.7.

    Menurutnya langkah impor dalam jumlah besar ini diambil untuk memastikan koperasi desa memiliki alat transportasi yang memadai. Kendaraan niaga ringan tersebut dinilai cocok untuk mendistribusikan hasil pertanian dan kebutuhan pokok lainnya di berbagai wilayah Indonesia.

    Profil Joao Mota

    Joao Mota sebelumnya memimpin perusahaan yang dahulu bernama PT Yodya Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 32/MBU/02/2025 yang diterbitkan pada 10 Februari 2025. Penunjukannya menandai transformasi BUMN konstruksi tersebut menjadi entitas yang fokus pada sektor pangan, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara.

    Sebelum berkarier di BUMN pangan, Joao Mota malang melintang di berbagai sektor industri. Ia juga dikenal aktif dalam organisasi pertanian dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Nusa Tenggara Timur.

    Baca Juga: Produksi Pick-Up Lokal Tembus 1 Juta Unit, Potensi Ekonomi Bisa Capai Rp27 Triliun!

    Pengalamannya di bidang pertahanan dan integrasi nasional turut melengkapi profilnya sebagai profesional. Atas kontribusinya, ia tercatat pernah menerima penghargaan Dharma Pertahanan Madya dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

    Joao Mota disebut-sebut memiliki hubungan dekat dengan Presiden Prabowo Subianto yang terjalin sejak masa konflik Timor Timur. Kedekatan historis ini menjadi salah satu latar belakang yang menyertai kiprahnya dalam mengemban amanah strategis di sektor pangan nasional.

    Meski sempat beredar kabar mengenai pengunduran dirinya, Joao Angelo De Sousa Mota hingga saat ini masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Ia yang bertanggung jawab mengawal program pengadaan 105.000 unit kendaraan niaga untuk Koperasi Desa Merah Putih.

    (nng)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    20 Negara yang Pernah...

    20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina

    Komentar
    Additional JS