0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Rusia Spesial

    Iran Bakal Dipasok Ribuan Rudal Bahu Canggih Rusia Senilai Rp9,9 Triliun - SindoNews

    5 min read

     

    Iran Bakal Dipasok Ribuan Rudal Bahu Canggih Rusia Senilai Rp9,9 Triliun


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Senin, 23 Februari 2026 - 07:28 WIB

    Iran terikat kesepakatan rahasia dengan Rusia, di mana Moskow wajib memasok Teheran dengan ribuan rudal bahu canggih senilai Rp9,9 triliun. Foto/X @cecild84

    TEHERAN Iran telah menyetujui kesepakatan senjata rahasia senilai USD589 juta (lebih dari Rp9,9 triliun) dengan Rusia untuk memperoleh ribuan rudal bahu canggih. Ini terungkap dari bocoran dokumen Rusia yang dilihat Financial Times (FT).

    Perjanjian tersebut, yang ditandatangani di Moskow pada bulan Desember, mewajibkan Rusia untuk mengirimkan 500 unit peluncur Verba portabel dan 2.500 rudal 9M336 selama tiga tahun. Laporan FT, yang diterbitkan hari Minggu, juga mengutip beberapa orang yang mengetahui kesepakatan tersebut.

    Baca Juga: Takut Diserang Iran, Tentara AS Ramai-ramai Hengkang dari Pangkalan Timur Tengah

    Menurut laporan FT, berdasarkan kesepakatan tersebut, pengiriman dijadwalkan dalam tiga tahap, mulai tahun 2027 hingga 2029.

    Kesepakatan rahasia tersebut dinegosiasikan antara eksportir senjata negara Rusia, Rosoboronexport, dan perwakilan Kementerian Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran (MODAFL) di Moskow.

    Teheran secara resmi meminta sistem tersebut pada Juli lalu, menurut kontrak yang dilihat oleh FT. Pada Juni tahun lalu, pasukan Amerika Serikat (AS) menyerang tiga situs nuklir utama Iran ketika Washington bergabung dengan invasi militer Israel terhadap Iran.

    Presiden AS Donald Trump mengatakan fasilitas nuklir utama Iran hancur dalam serangan itu. Namun, menurut penilaian awal intelijen Amerika pada saat itu, serangan udara AS tidak menghancurkan kemampuan nuklir Iran dan hanya memperlambatnya beberapa bulan.

    Para pejabat Iran telah berulang kali mengatakan bahwa Teheran telah pulih dari kerusakan yang terjadi selama perang dan bahwa kemampuannya lebih baik dari sebelumnya.

    Rusia memiliki perjanjian kemitraan strategis dengan Iran, meskipun perjanjian tersebut tidak mencakup klausul pertahanan bersama.

    Sebuah korvet Angkatan Laut Rusia melakukan manuver bersama Angkatan Laut Iran di Teluk Oman pekan ini, menurut Kementerian Pertahanan Rusia. Manuver gabungan ini digelar ketika Iran terancam diinvasi AS.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    4 Alasan Trump Bangun...

    4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun

    Komentar
    Additional JS