0
News
    Home Berita Featured Kasus Spesial Sukabumi

    Kematian Tragis Bocah di Sukabumi, 16 Saksi Diperiksa Termasuk Tim Medis -, Liputan6

    6 min read

     

    Kematian Tragis Bocah di Sukabumi, 16 Saksi Diperiksa Termasuk Tim Medis

    Polisi berupaya mengungkap fakta di balik kematian tragis NS (12), bocah Sukabumi yang kondisi tubuhnya dipenuhi luka melepuh.

    Jenazah bocah di Sukabumi diduga korban penganiayaan ibu tiri. (Liputan6.com/Fira Syahrin)

    Liputan6.com, Jakarta - Polisi terus memperdalam penyidikan guna mengungkap fakta di balik kematian tragis NS (12), bocah asal Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, yang diduga menjadi korban kekerasan. Foto dan video kondisi tubuhnya yang dipenuhi luka melepuh tersebar luas di sosial media.

    Hingga Sabtu, 21 Februari 2026, penyidik telah memeriksa total 16 saksi untuk menyusun kronologi kejadian secara utuh.

    Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan, penanganan kasus ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme tinggi. Saksi yang diperiksa pun berasal dari berbagai pihak, mulai dari keluarga hingga tenaga medis profesional.

    "Saat ini total 16 saksi telah kami mintai keterangan secara mendalam. Saksi-saksi tersebut mencakup keluarga, saksi yang melihat kondisi TKP, hingga saksi ahli dari tenaga medis atau dokter yang menangani korban," ungkap Samian dalam keterangannya, dikutip Minggu (22/2/2026).

    Samian menambahkan, kepolisian mengedepankan pembuktian ilmiah atau scientific crime investigation guna menentukan arah kasus. Hal ini dilakukan untuk menghindari spekulasi liar yang berkembang di masyarakat.

    "Kami tidak ingin berspekulasi. Setiap keterangan saksi yang masuk akan kita kroscek secara teliti dengan hasil visum dan autopsi guna memastikan apakah luka-luka tersebut memiliki persesuaian dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan," terang dia.

     

    Temuan Luka yang Memprihatinkan

    Bocah Sukabumi Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri
    Bocah Sukabumi Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri (Foto: Fiira Syahrin/Liputan6.com)

    Berdasarkan data pemeriksaan luar jenazah, kondisi korban dilaporkan sangat memprihatinkan. Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Hartono memaparkan adanya berbagai jenis luka di sekujur tubuh korban, mulai dari area wajah hingga kaki.

    "Hasil visum menunjukkan adanya luka lecet di beberapa bagian wajah, leher, hingga anggota gerak. Selain itu, ditemukan luka bakar derajat 2A di beberapa titik tubuh dan lebam merah keunguan yang mengindikasikan adanya trauma tumpul," jelas Hartono.

    Saksi ahli dari tim medis, termasuk dokter Puskesmas dan RSUD Jampang Kulon, turut memberikan keterangan mengenai kondisi awal korban saat pertama kali tiba untuk mendapatkan perawatan medis.

    Adapun terkait status ibu tiri korban berinisial TR yang saat ini menjadi terlapor, polisi masih melakukan sinkronisasi data dan bukti lapangan. 

     

    Ibu tiri berinisial TR (tengah)
    Ibu tiri berinisial TR (tengah)

    Meski sempat beredar video pengakuan korban sebelum meninggal, polisi tetap berpegang pada hasil laboratorium definitif.

    "Penyidik sedang bekerja keras melakukan sinkronisasi antara keterangan 16 saksi ini dengan temuan di lapangan. Terkait sebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil laboratorium Patologi Anatomi dan Toksikologi Forensik terhadap sampel organ dalam korban," tambah Hartono.

    Polisi memastikan penanganan kasus ini berjalan sesuai prosedur UU Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal menanti siapa pun yang terbukti melakukan kekerasan terhadap anak di bawah umur dalam kasus ini.


    Komentar
    Additional JS