Kenali Bahaya Microsleep, Disebut Jadi Pemicu 'Adu Banteng' TransJ Jalur Langit - detik
Kenali Bahaya Microsleep, Disebut Jadi Pemicu 'Adu Banteng' TransJ Jalur Langit
Insiden tabrakan 'adu banteng' dua bus TransJakarta di 'jalur langit' koridor 13 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengakibatkan 23 orang penumpang terluka. Dua di antaranya mengalami patah tulang.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan kecelakaan ini terjadi karena sopir mengantuk dan sempat tertidur saat mengemudi atau microsleep.
Diketahui bus Transjakarta Bianglala yang dikemudikan pria berinisial Y mengarah dari Kebayoran menuju Cipulir dengan bus Transjakarta Mayasari Bakti yang dikemudikan oleh A mengarah dari Cipulir ke Kebayoran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persis jam 07.15 WIB Saudara Y mengaku tertidur, ngantuk, akhirnya bus yang dikemudikan Y lari ke jalur Saudara A. Mungkin karena kelelahan," kata Ojo.
Bahaya Microsleep
Dikutip dari Healthline, microsleep adalah kondisi ketika seseorang tertidur sangat singkat, hanya beberapa detik, tanpa disadari. Mata bisa saja masih terbuka, tubuh tampak terjaga, tetapi otak sebenarnya 'mati sejenak'.
Inilah yang membuatnya berbahaya. Pengemudi merasa masih sadar, padahal kendali terhadap kendaraan sudah hilang dalam hitungan detik. Dalam kecepatan 80 km/jam, tertidur 3 detik saja membuat kendaraan melaju tanpa kendali sejauh hampir 70 meter.
Umumnya, microsleep terjadi karena seseorang kurang tidur atau memiliki kualitas tidur buruk. Bahkan, seseorang bisa mengalami microsleep meski tidak terlalu mengantuk, jalanan yang 'membosankan' juga berpengaruh seperti jalan tol.
Gejala Microsleep
Microsleep sulit dikenali karena terjadi sangat cepat. Namun, ada tanda-tanda yang bisa menjadi peringatan:
- Tidak merespons saat diajak bicara
- Tatapan kosong
- Kepala tiba-tiba menunduk
- Tubuh tersentak
- Tidak ingat kejadian 1 hingga 2 menit terakhir
- Kedipan mata melambat
Peringatan sebelum microsleep:
- Sulit menjaga mata tetap terbuka
- Menguap berlebihan
- Tubuh terasa tersentak
- Berkedip berulang untuk tetap terjaga
(dpy/up)