Pemerintah Prediksi Pergerakan Mudik Lebaran 2026 Turun 1,7% - SindoNews
Pemerintah Prediksi Pergerakan Mudik Lebaran 2026 Turun 1,7%
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Jum'at, 13 Februari 2026 - 10:05 WIB
Pemerintah memproyeksikan pergerakan mudik lebaran 2026 mengalami penurunan. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan pada periode libur panjang Lebaran 2026 berdasarkan hasil survei rencana bepergian masyarakat. Angka tersebut menunjukkan penurunan mobilitas sebesar 1,7% jika dibandingkan dengan realisasi pergerakan orang pada periode Lebaran 2025 yang mencapai 154 juta orang.
"Jadi walaupun ada sedikit penurunan sebesar 1,7%, namun ini tidak mengurangi kewaspadaan kami dalam rangka persiapan karena melihat tahun kemarin itu ternyata terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam realisasi jumlah masyarakat yang melakukan pergerakan," ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga: Catat Jadwal Libur dan WFA Lebaran 2026, Bisa Mudik hingga 2 Minggu!
Dudy menjelaskan penurunan tersebut tidak menyurutkan langkah pemerintah dalam menyiapkan sarana angkutan secara maksimal. Pihaknya telah menyiagakan 31.345 unit bus, 829 unit kapal, 2.683 unit sarana kereta api, 392 unit pesawat, serta 255 unit kapal penyeberangan untuk melayani pemudik.
Guna menjamin keamanan penumpang, Kemenhub secara intensif melakukan pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check pada seluruh armada. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 19.376 unit angkutan darat, 485 unit angkutan laut, 19 unit angkutan penyeberangan, 392 unit angkutan udara, dan 2.177 unit sarana perkeretaapian telah melalui proses pemeriksaan.
"Kami mempersiapkan dan memastikan sarana transportasi melakukan ramp check atau pemeriksaan kondisi layak jalan. Kami lakukan sampai dengan mendekati pelaksanaan angkutan Lebaran. Jadi ini kami sudah mulai dan akan terus berjalan untuk memastikan bahwa mode transportasi yang akan digunakan selama masa angkutan lebaran adalah yang laik jalan," tambah Menhub.
Baca Juga: 3,6 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabodetabek saat Mudik Lebaran 2026
Selain aspek teknis sarana, Kemenhub juga menyiapkan sejumlah program stimulus untuk meringankan beban masyarakat. Program tersebut meliputi diskon tiket transportasi, penyelenggaraan Angkutan Mudik Gratis Lebaran, hingga penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan operasional kendaraan angkutan barang.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam menghadapi periode mudik. Ia memberikan apresiasi terhadap koordinasi strategis yang telah berjalan demi memastikan kelancaran arus lalu lintas dan pelayanan publik.
"Alhamdulillah pada tahun lalu kita sudah berhasil olah, terutama terkait dengan lalu lintas tentu saja, dan banyak isu-isu yang lain, dan juga ini semua berkat sinergi Lintas K/L untuk menyiapkan mudik agar berjalan lancar, nyaman, aman, dan selamat," pungkas Pratikno.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan