0
News
    Home Berita Featured Gaza Prabowo Subianto Spesial Tepi Barat

    Prabowo Khawatir Insiden di Tepi Barat Ganggu Upaya Perdamaian Gaza - Viva

    4 min read

     

    Prabowo Khawatir Insiden di Tepi Barat Ganggu Upaya Perdamaian Gaza

    VIVA – Presiden Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein fokus membahas isu Palestina dan inisiatif perdamaian, khususnya situasi di Gaza dan Tepi Barat, dalam pertemuan bilateral di Istana Basman, Kota Amman, Yordania, Rabu siang, 25 Februari 2026.

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap inisiatif perdamaian internasional dilandasi komitmen kuat untuk mewujudkan solusi dua negara (two-state solution) dengan Palestina merdeka sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Ketika kami diundang untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian dan kami mendukung rencana 20 poin Presiden Trump, itu semua dengan pandangan dan upaya untuk melakukan apa pun yang kami bisa untuk mencapai solusi yang langgeng itu," kata Prabowo.

    Prabowo menegaskan Indonesia siap berperan aktif dalam berbagai forum internasional guna memperkuat posisi diplomatik dalam mendorong penyelesaian konflik, khususnya di Gaza dan Tepi Barat. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi erat dengan Yordania sebagai negara yang berada paling dekat dengan dinamika konflik di kawasan tersebut.

    Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga menyampaikan kekhawatirannya mengenai aksi kekerasan yang dilakukan oleh zionis Israel kepada rakyat Palestina di Tepi Barat. Menurut Presiden, insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat itu dapat menghambat upaya perdamaian di Gaza yang dilakukan oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

    "Kami sangat khawatir terhadap insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat. Kami merasa insiden itu dapat menghambat keberhasilan apapun upaya yang tengah kita sama-sama coba lakukan di Gaza," ujar Presiden Prabowo kepada Raja Yordania.

    Oleh karena itu, Prabowo menyatakan Pemerintah Republik Indonesia siap bekerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Yordania untuk mencari jalan menghadapi masalah-masalah tersebut.

    “Kami ingin memperkuat dan meningkatkan kerja sama ini, dan saya pikir tim saya akan bekerja erat dengan tim Yang Mulia, jadi kita selalu mengantisipasi segala situasi yang ada. Kita sama-sama tahu apa yang akan terjadi,” kata Presiden Prabowo kepada Raja Abdullah II.

    Sementara itu, Raja Abdullah II yang mengawali sambutan saat pertemuan bilateral memuji sikap Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina.

    “Betapa Bapak Presiden sangat menghargai masa depan rakyat Palestina. Ini sungguh sesuatu yang menyejukkan hati kita semua. Saya mengerti Bapak Presiden berkomitmen menciptakan perdamaian dan ketenangan. Sekali lagi, komitmen Bapak yang sangat berani untuk melindungi rakyat Palestina sangat-sangat penting bagi kami,” kata Raja Yordania kepada Presiden Prabowo.

    Pertemuan bilateral Presiden Prabowo dengan Raja Yordania merupakan agenda kenegaraan terakhir yang digelar di Istana Basman, Kota Amman, Yordania, Rabu, setelah kedua pemimpin negara itu melaksanakan pertemuan empat mata di ruangan terpisah.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Dalam pertemuan bilateral itu, Presiden Prabowo turut didampingi oleh sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    Sementara itu, Raja Yordania didampingi oleh Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, dan beberapa pejabat negara lainnya serta petinggi dari militer. (ant)


    Komentar
    Additional JS