Prabowo Yakinkan Pebisnis Amerika, Perjanjian Dagang Besar RI-AS Bakal Diselesaikan - Kompas

Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kedatangannya ke Washington DC, Amerika Serikat (AS), adalah untuk sejumlah hal penting.
Salah satunya untuk menyelesaikan perjanjian dagang besar antara Indonesia dengan AS.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, AS, Rabu (18/2/2025) waktu setempat.
"Saya di sini untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita," kata Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Kamis (19/2/2026).
Kepala Negara menilai, perjanjian perdagangan ini adalah perjanjian yang membawa signifikansi besar bagi bisnis dan investor kedua negara maupun di wilayah Pasifik yang lebih luas.
Hal ini, kata Prabowo, memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk melanjutkan dan memperdalam kerja sama ekonomi, akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia usaha.
Terlebih, ia memahami, kepastian adalah hal yang sangat penting bagi para pemimpin bisnis.
"Sebelum saya terjun ke politik, saya juga seorang pebisnis. Itulah mengapa saya rasa saya bisa memahami komunitas bisnis dengan lebih banyak empati," ucap dia.
Baca juga: Prabowo Jamu 50 Pengusaha Besar AS, Tebar Janji untuk Gaet Investasi hingga Optimisme Investor
Prabowo juga mengatakan, Indonesia mencari mitra jangka panjang yang serius; mitra yang mau bekerja sama, menumbuhkan ekonomi bersama-sama, dan meraup keuntungan satu sama lain, serta memberikan manfaat timbal balik.
Oleh karenanya, ia berharap dapat menemukan mitra yang siap bergabung dengan Indonesia dalam upaya berkelanjutan untuk memodernisasi dan mengindustrialisasi negara saya.
"Sebagai Presiden, tanggung jawab saya sangat jelas: saya harus menjamin kedaulatan negara saya, menjamin tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), serta menjamin stabilitas dan perdamaian. Saya harus menghadirkan manfaat yang nyata dan konkret bagi rakyat saya dalam waktu sesingkat mungkin," ujar dia.
Baca juga: Di Depan Pengusaha Amerika, Prabowo Jamin Iklim Investasi RI Kondusif
Prabowo menjelaskan, selain untuk perjanjian perdagangan, kedatangannya ke AS juga untuk menghadiri KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).
Forum itu merupakan pertemuan resmi pertama dewan tersebut yang dibentuk untuk menangani implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza.
"Kami berupaya untuk terus merintis jalan menuju solusi yang nyata dan abadi bagi isu Palestina," ujar Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang