0
News
    Home Bank Berita Featured Keuangan Moody's OJK Spesial

    Rating 5 Bank Raksasa RI Jadi Negatif, OJK Akan Temui Moody's - detik

    3 min read

     

    Rating 5 Bank Raksasa RI Jadi Negatif, OJK Akan Temui Moody's


    Foto: Ari Saputra
    Jakarta -

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan pertemuan dengan Moody's Investors Service. Hal ini menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional itu yang memangkas outlook lima bank besar di Indonesia dari stabil menjadi negatif.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pemangkasan outlook tersebut tidak mencerminkan pelemahan kondisi perbankan secara individual. Menurutnya, tidak ada persoalan struktural maupun fundamental di sektor perbankan nasional yang perlu dikhawatirkan.

    "Kita sih nggak khawatir karena secara struktural tidak ada isu, secara fundamental juga tidak ada isu yang terkait dengan bank-bank kita itu," ujar Dian di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

    Dian menilai hanya perlu komunikasi berupa data dan informasi yang jelas yang disampaikan kepada Moody's. Oleh karena itu, pihaknya akan bertanggung jawab dengan cara melakukan pertemuan untuk menjelaskan lebih lanjut kondisi saat ini.

    Pertemuan dengan Moody's akan menjadi ajang klarifikasi bersama, tidak hanya oleh OJK melainkan juga melibatkan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Komunikasi yang berbasis data dan informasi dinilai menjadi kunci dalam menjelaskan kondisi perbankan nasional kepada lembaga pemeringkat global itu.

    "Jadi saya sih optimis tidak akan ada dampak yang signifikan, itu memang sebagaimana disampaikan Moody's ini adalah konsekuensi penurunan outlook secara menyeluruh. Jadi memang saya kira bisa dimaklumi karena memang outlook-nya sudah berubah Indonesia," tutur Dian.

    "Memang tentu itu tanggung jawab kita untuk bagaimana menjelaskan secara bersama-sama kepada mereka, nanti mereka juga tentu akan ketemu kita," tambahnya.

    Sebelumnya, Moody's memangkas outlook lima bank besar Indonesia yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dari stabil menjadi negatif. Hanya saja peringkat kredit masing-masing bank tetap dipertahankan.

    Saksikan Live DetikSore:

    Lihat juga Video Bank Indonesia: BI-Rate Bertahan di 4,75%




    (aid/fdl)

    Komentar
    Additional JS