0
News
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial Tarif Trump

    Soal Tarif Trump Jadi 10%, Presiden Prabowo: Saya Kira Menguntungkan - SindoNews

    5 min read

     

    Soal Tarif Trump Jadi 10%, Presiden Prabowo: Saya Kira Menguntungkan


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:38 WIB



    Presiden Prabowo Subianto merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan menandatangani tarif global sebesar 10% untuk seluruh negara. Foto/SindoNews

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan menandatangani tarif global sebesar 10% untuk seluruh negara. Prabowo menilai, angka tersebut akan menguntungkan Indonesia.

    “Saya kira ya menguntungkanlah. Ya. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” kata Prabowo di Washington DC, Sabtu (21/2/2026) waktu setempat.

    Prabowo menegaskan, Indonesia akan siap untuk menghadapi segala keputusan yang diambil pemerintah Amerika. “Ya kita siap untuk menghadapi semua kemungkinan, kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, ya kita lihat perkembangannya,” ujar dia.

    Baca juga: Presiden Prabowo Beberkan Isi Pertemuan 30 Menit dengan Donald Trump di Sela BoP

    Sebagai informasi, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menandatangani Instruksi Presiden untuk memberlakukan tarif 10% di atas tarif normal yang sudah dikenakan terhadap negara-negara di seluruh dunia. Ketentuan itu akan berlaku dalam beberapa hari mendatang.

    Langkah Trump tersebut menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan kebijakan tarif globalnya. Diketahui, enam hakim MA pada Jumat kemarin memutuskan membatalkan dikebijakan tarif global Trump yang telah berlaku hampir setahun, melawan tiga yang menolak.

    Lihat video: Presiden Trump Puji Ketegasan Prabowo di KTT Dewan Perdamaian

    Mayoritas hakim menyatakan Trump tidak memiliki kewenangan menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) untuk memberlakukan tarif tanpa persetujuan Kongres.

    Dalam pertimbangannya, MA menegaskan kewenangan mengenakan tarif berada di tangan Kongres, terlebih AS tidak dalam kondisi perang atau darurat nasional yang membenarkan penggunaan IEEPA.

    Trump menuduh putusan itu dibuat MA karena dipengaruhi oleh kepentingan asing. "Negara-negara asing yang telah menipu kita selama bertahun-tahun sangat gembira. Mereka sangat senang, dan mereka menari-nari di jalanan, tapi mereka tidak akan menari lama. Itu yang bisa saya pastikan," kata Trump usai mengecam putusan MA tersebut.

    Tak cuma itu, Trump juga akan melakukan penyelidikan dagang tambahan berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan Tahun 1974. Di bawah UU tersebut, presiden berwenang mengenakan tarif terhadap negara yang dianggap melakukan praktik perdagangan tidak adil, tidak masuk akal, atau diskriminatif.

    “Keputusan mereka salah, tetapi itu tidak masalah, karena kita memiliki (payung hukum) alternatif sangat kuat,” kata Trump.

    (cip)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    8 Dubes Baru Dilantik...

    8 Dubes Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto

    Komentar
    Additional JS