0
News
    Home Bencana Berita Lintas Peristiwa Spesial Sumatera Tapanuli Tengah

    Tapanuli Tengah Banjir Lagi, Bupati Sebut Warga Masih Trauma dan Lakukan Evakuasi - Kompas TV

    4 min read

     

    Tapanuli Tengah Banjir Lagi, Bupati Sebut Warga Masih Trauma dan Lakukan Evakuasi


    Banjir kembali landa Tapteng pada Rabu (12/1/2026) malam. (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

    TAPANULI TENGAH, KOMPAS.TV - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu mengungkap kondisi di wilayah yang dipimpinnya pada Rabu (12/1/2026) malam.

    Daerah tersebut kembali dilanda banjir usai terjadi hujan deras sejak sore hari.

    "Kondisi di Tapanuli Tengah sejak sore tadi itu mengalami cuaca yang sangat ekstrem. Siangnya itu masih cerah. Kemudian sore menjelang jam 17.00 itu tiba-tiba mendung dan hujan sangat deras. Hujan yang sangat deras ini berakibat dengan banjir," ungkapnya di Tapteng, Rabu malam, dipantau dari program Kompas Malam KompasTV

    Menurutnya, wilayah-wilayah yang terdampak bencana akhir November 2025 lalu kembali diterjang banjir lagi awal Februari 2026 ini. 
     
    Menurut Masinton, salah satu wilayah yang dilanda banjir adalah daerah Lopian.

    Di daerah tersebut sedimen (endapan) akibat bencana tahun lalu belum sepenuhnya dikeruk. 

    "Baru 30 persennya dikeruk," katanya. 

    Baca Juga: BNPB Sebut 542 Warga Tandihat Tapanuli Selatan Telah Menempati Huntara di Desa Simarpinggan

    Masinton mengatakan tinggi permukaan air sungai dengan pemukiman warga sudah sama. 

    "Jadi warga sekarang sangat was-was. Terutama ibu-ibu yang bersama saya ini mereka masih trauma dan sekarang sedang melakukan evakuasi di puskesmas terdekat," tuturnya. 

    Menurutnya, kondisi cuaca kali ini hampir sama seperti yang terjadi akhir November tahun lalu. 

    "Iya, ini hujannya tadi deras, nah di hulunya juga deras, maka tumpahan air tersebut sangat deras ke bawah, ke wilayah bawah, sehingga posisinya nyaris sama seperti tanggal 25 November lalu curah hujannya. Nah, ini juga masih kayu-kayu yang ada itu juga terbawa air kembali," jelasnya. 

    Masinton menjelaskan ada 12 kecamatan terdampak banjir. Beberapa yang disebutkannya termasuk Kecamatan Tukka, Badiri, Sibabangun, Tapian Nauli, Pandan. 

    Baca Juga: Pascabanjir Bandang November, Pemerintah Kebutin Normalisasi Sungai Aek Garoga di Tapanuli Selatan

    "Jadi malam ini kami juga sedang menyiapkan titik-titik evakuasi dan mengantisipasi jika terjadi hujan deras kembali malam ini. Nah, mudah-mudahan jangan lagi hujan. Tapi sekarang ibu-ibu sedang berkumpul bersama kami ini mereka tetap siaga waspada mengantisipasi jika terjadi hujan deras," ungkapnya. 

    Oleh karena itu, Masinton mengimbau camat dan kepala desa/lurah untuk melakukan evakuasi warga. 

    "Kami minta warga yang ada di sekitar, baik sekitar bantaran sungai maupun di daerah-daerah yang rawan longsor supaya mengantisipasi potensi adanya longsor," ujarnya.

     


    Komentar
    Additional JS