0
News
    Home Agrinas Berita Featured India Koperasi Desa Merah Putih Mobil Pickup Spesial

    Tiga Alasan Agrinas Impor Mobil Pickup India buat Kopdes Merah Putih - detik

    3 min read

     

    Tiga Alasan Agrinas Impor Mobil Pickup India buat Kopdes Merah Putih


    Mobil Pickup impor India buat Koperasi Desa Merah Putih.Foto: Dok. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota
    Jakarta -

    PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105.000 mobil pickup dari India. Ratusan ribu pickup itu bakal digunakan untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

    Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan alasan mengimpor mobil pickup India.

    "Alasan pertama, karena produksi lokal selama ini kan 70 ribuan, sehingga kalau kita ambil semua di lokal nanti itu kan mengganggu industri logistik yang lain-lainnya. Sehingga untuk menjaga harmonisasi kita buka ruang untuk memberikan pilihan kepada masyarakat agar punya alternatif-alternatif, sehingga kita bisa mendapatkan kendaraan dengan harga yang fair," ujar Joao menjawab pertanyaan detikcom, di Jakarta, Jumat (20/2/2025).

    Kedua, mobil pickup yang diimpor memiliki spesifikasi yang kompetitif dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Ia mengklaim harga unit yang didatangkan sekitar setengah dari harga kompetitor di pasar saat ini.

    Ketiga, karena konsumen cenderung tidak memiliki banyak pilihan sehingga harga kendaraan dari merek-merek tertentu belum tentu sepadan dengan nilai yang didapatkannya.

    "Ke depannya orang beli mobil itu ada fair price. Money value itu menjadi sesuai dengan apa yang kita spend gitu, karena mobil yang saya masukin ini saya kan punya merek-merek yang lain ini nggak sebanding sama sekali. Sedangkan harganya setengah harga daripada harga kompetitornya gitu," terang Joao.

    Terkait sumber pendanaan impor tersebut, ia bilang menggunakan anggaran dari pembangunan kopdes merah putih.

    "Dari anggaran pembangunan yang Rp 3 miliar itu dia dapat 1 gedung dapat isinya. Isinya koperasi dia dapat truck 1, dapat pickup 1, dapat motor 2. Jadi setiap koperasi itu nanti dapat itu semua gitu," ujar Joao.

    "Jadi kalau gue nggak pintar-pintar cari harga yang bagus, barang bagus ya duitnya nggak cukup. Tapi dengan begini kan kita dapat barang bagus, kualitas bagus, harganya sangat bagus. Sehingga kita bisa memanfaatin ini untuk kepentingan rakyat untuk memotong distribusi yang selama ini menjadi beban utama dari petani gitu ya," terang Joao.

    Joao mengatakan hingga akhir bulan ini jumlah unit yang sudah tiba di Indonesia mencapai sekitar 1.000 kendaraan. Targetnya 105.000 kendaraan tersebut akan tiba pada akhir tahun ini.

    "Sebulan ini komplitlah 1.000 an. Dan semuanya (105.000 mobil pickup) tuh kita usahakan dalam tahun ini tiba (di Indonesia)," katanya.

    Istana dan Danantara Sudah Tahu

    Joao juga memastikan impor mobil pickup India tersebut sudah diketahui Istana karena untuk kebutuhan Kopdes Merah Putih, yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

    "Ya tahu dong, orang itu program-program unggulan Presiden, masa di istana nggak tahu," kata Joao.

    Joao juga menepis penilaian mengabaikan produk dalam negeri. Menurutnya, Agrinas sudah lebih dulu menyerap produksi lokal sebelum memutuskan impor.

    "Semua produk dalam negeri kita sudah beli semua, untuk truk roda 6 habis, sudah nggak ada lagi. coba lu sekarang coba aja beli Mitsubishi canter udah nggak ada itu nunggunya paling 1 tahun itu baru bisa dapat," ujarnya.

    Selain Istana, Joao menambahkan, impor mobil pickup India juga diketahui Danantara.

    "Kan Danantara yang ngasih duitnya, masa nggak tahu," tegasnya.




    (hrp/hns)

    Komentar
    Additional JS