0
News
    Home Berita Dewan Perdamaian Dunia Internasional Featured Gaza PBB Spesial Vatikan

    Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Tegaskan PBB yang Harus Tangani Krisis Gaza - Kompas TV

    4 min read

     

    Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Tegaskan PBB yang Harus Tangani Krisis Gaza



    Paus Leo XIV membacakan khotbah saat merayakan Misa pada Hari Tahun Baru, di Basilika Santo Petrus di Vatikan, Kamis, 1 Januari 2026. (Sumber: AP Photo/Alessandra Tarantino)

    WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pemimpin Vatikan Paus Leo XIV menolak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

    Penolakan itu diungkapkan Sekretaris Negara Takhta Suci Kardinal Pietro Parolin, Selasa (17/2/2026).

    Melalui Kardinal Parolin, Paus Leo XIV menegaskan PBB merupakan lembaga yang paling berhak menangani situasi krisis di Gaza saat ini.

    Baca Juga: Prabowo Berharap Perjanjian Dagang Indonesia-AS Dorong Kemitraan Ekonomi yang Berkelanjutan

    Board of Peace yang dipimpin Trump seharusnya dibentuk untuk pembangunan Gaza. Namun, tujuannya diperluas agar badan tersebut menjadi badan penjaga perdamaian global.

    Adapun Paus Leo XIV diajak bergabung dengan Board of Piece pada bulan lalu. Terkait hal itu, Kardinal Parolin menegaskan Vatikan tak akan merespons undangan untuk bergabung dengan Board of Peace.

    Dikutip dari CNN, Rabu (18/2/2026), Kardinal Parolin menyampaikan pihak Vatikan merasa bingung dengan beberapa poin dalam Board of Piece. Selain itu, ia juga menyoroti terkait isu-isu kritis yang perlu diselesaikan.

    Kardinal Parolin mengatakan, Vatikan berpendapat untuk persoalan di tingkat internasional, PBB yang seharusnya mengelola situasi krisis saat ini.

    "Ini adalah salah satu poin yang telah kami tekankan,” ujarnya.

    Pernyataan Kardinal Parolin muncul usai menghadiri acara bersama Pemerintah Italia memperingati ulang tahun Pakta Lateran.

    Menanggapi sikap tersebut, pihak Gedung Putih menyatakan sangat menyayangkan keputusan Vatikan terhadap Board of Peace.

    “Saya rasa perdamaian seharusnya tidak bersifat partisan, politis, atau kontroversial. Dan tentu saja, pihak pemerintah menginginkan semua orang yang diundang untuk bergabung dengan dewan perdamaian untuk ikut serta,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt.

    Baca Juga: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Seluruh Dunia: Semoga Suara Senjata Berhenti

    “Ini merupakan organisasi yang terlegitimasi, di mana ada puluhan negara anggota dari seluruh dunia, dan kami sangat menyayangkan keputusan (Vatikan) tersebut."

    Seperti diketahui, Board of Peace akan melakoni pertemuan perdananya pada Kamis (19/2/2026) di Washington, Amerika Serikat (AS).

    Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu kepala negara yang akan hadir dalam pertemuan tersebut.


    Komentar
    Additional JS