10 Spot Ikonik dan Instagramable di Malioboro Gratis, Biar Fotomu Gak Itu-Itu Saja - Republika
10 Spot Ikonik dan Instagramable di Malioboro Gratis, Biar Fotomu Gak Itu-Itu Saja
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Di momen libur Lebaran 2026, kawasan Malioboro yang terletak di jantung Kota Yogyakarta kembali diserbu wisatawan dari berbagai daerah. Selain menikmati suasana khas dan berburu oleh-oleh, aktivitas berfoto menjadi agenda wajib. Namun sayangnya, tidak sedikit pengunjung yang melewatkan spot-spot estetik yang sebenarnya mudah dijangkau hanya dengan berjalan kaki.
Banyak wisatawan masih terpaku pada spot yang itu-itu saja, terutama plang bertuliskan “Malioboro” yang selalu dipadati antrean. Padahal, kawasan ini menyimpan banyak sudut ikonik lain yang tak kalah menarik untuk dijadikan latar foto. Nuansa klasik berpadu dengan aktivitas khas kota pelajar menjadikan setiap sudutnya layak masuk galeri liburan.
Republika menelusuri kawasan tersebut dan berbincang dengan beberapa wisatawan yang menghabiskan waktu libur lebarannya di Jogja. Mereka mengaku cukup antusiasme meskipun lalu lintas menuju kawasan Malioboro ini harus antre panjang karena kepadatan yang terjadi.
Salah satu yang ditemui adalah Alfian, wisatawan asal Bogor. Dia mengatakan keramaian di Malioboro saat Lebaran sudah menjadi hal yang ia alami setiap tahunnya. Namun, hal tersebut tidak mengurangi minatnya untuk tetap datang bersama keluarga ke Malioboro.
"Pastinya kalau di Malioboro setiap lebaran itu, yang paling kita dapati itu macet kan, karena setiap orang banyak yang ingin datang ke sini, maupun wisatawan ataupun dia niatnya mudik. Tapi itu tidak mengurangi minat kita buat tetap ke Malioboro sih. Karena kebetulan kampung (mudiknya) juga di Klaten, jadi Malioboro juga salah satu destinasi favorit juga di sini," ujarnya saat berbincang dengan Republika di kawasan Malioboro.
Meski berkunjung ke lokasi yang sama setiap tahun, Alfian menilai setiap momen tetap terasa berbeda, terutama karena datang bersama keluarga yang terus bertambah. Ia juga ikut antri untuk bisa mengabadikan foto di tulisan Malioboro tersebut.
"Biarpun setiap tahun foto di sini, tapi tetap kesannya berbeda jadi mau mengabadikan momennya aja, tiap tahun di sini," ungkapnya.
Berikut adalah spot foto terbaik yang Republika rekomendasikan, agar bisa dieksplorasi wisatawan saat berkunjung ke Malioboro:
1. Plang Jalan Malioboro
Yap. Plang bertuliskan Jalan Malioboro ini seakan sudah menjadi ikon wajib bagi setiap wisatawan yang datang ke kawasan tersebut. Meski ramai, wisatawan tetap rela antre untuk mengabadikan foto di sini. Saat ini, plang hijau bertuliskan “Jalan Malioboro” ini tersedia di beberapa titik antara lain, Simpang Tiga Stasiun Yogyakarta, bagian tengah dekat Kantor DPRD DIY, depan Malioboro Mall, hingga seberang pasar Beringharjo atau dekat Raminten House.
2. Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Salah satu landmark ini tak boleh dilewatkan. Titik Nol Kilometer menawarkan suasana klasik dengan deretan bangunan bersejarah. Lokasi ini menjadi spot favorit terutama saat malam hari ketika lalu lintas mulai lengang.
Halaman 2 / 3

3. Kantor Pos Besar Yogyakarta
Masih berada di dekat Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Kantor Pos dengan bangunan bergaya kolonial ini juga jadi favorit pecinta foto vintage. Dinding putih tinggi dengan jendela besar memberikan kesan klasik yang kuat. Dibangun sejak awal abad ke-20, lokasi ini cocok untuk foto dengan nuansa tempo dulu.
4. Gedung BNI 46 (Bank Negara Indonesia)
Sedangkan di seberangnya, juga ada Gedung BNI 46. Tempat ini menghadirkan bangunan bergaya Art Deco ini menawarkan kesan “old money vibes” yang elegan. Detail simetris dan warna putih bersih menjadikannya latar foto yang estetik dan berkelas.
5. Ketandan
Dikutip dari warta.jogjakota.go.id, kampung ini dikenal sebagai Pecinan Jogja. Kampung Pecinan di Malioboro ini menghadirkan warna berbeda. Gerbang merah, lampion gantung, serta ornamen khas Tionghoa membuat spot ini cocok untuk foto OOTD hingga konten budaya. Banyak mural dan detail khas Tionghoa yang bikin foto lebih berkarakter.
6. Benteng Vredeburg
Rekomendasi selanjutnya adalah Benteng Vredeburg. Bangunan benteng ini fotogenik banget. Dinding putihnya yang kokoh dan gerbang lengkung besar jadi latar keren buat foto.
7. Monumen Serangan Umum 1 Maret
Berada di kawasan Titik Nol Kilometer, monumen ini kerap jadi lokasi foto favorit, terutama saat malam hari. Lampu-lampu taman menciptakan suasana dramatis yang mempercantik hasil foto.
Halaman 3 / 3
8. Kawasan depan Kantor Kepatihan
Di lokasi ini juga menjadi spot favorit wisatawan. Kebanyakan dari mereka menjadikan lokasi ini sebagai latar ikonik foto bernuansa budaya Jawa. Wisatawan memilih berfoto dengan busana Jawa sebagai bentuk kecintaannya terhadap budaya lokal.
9. Teras Malioboro
Teras Malioboro kini juga menjadi spot favorit baru bagi wisatawan. Tak hanya sebagai pusat relokasi pedagang untuk berbelanja dengan lebih nyaman, kawasan ini menawarkan tata ruang yang rapi dan estetik. Deretan kios, pencahayaan, serta jalur pedestrian yang luas membuat Teras Malioboro kerap dijadikan latar foto menarik, baik siang maupun malam hari.
10. Sepanjang Pedestrian Malioboro
Tak kalah menarik, sepanjang pedestrian di Malioboro sendiri juga menjadi spot foto yang sayang dilewatkan. Kursi-kursi yang berada di sepanjang pedestrian, lampu jalan bergaya klasik, hingga aktivitas seniman jalanan dan becak yang hilir mudik menciptakan suasana khas yang autentik. Banyak wisatawan memanfaatkan area ini untuk foto candid maupun street photography dengan latar kehidupan kota yang dinamis.
Seluruh spot foto ini dapat dinikmati secara gratis oleh wisatawan. Pengunjung bebas berfoto di berbagai sudut tanpa dipungut biaya. Namun, bagi yang ingin tampil lebih unik dengan mengenakan busana tradisional khas Yogyakarta, tersedia juga layanan penyewaan baju adat di sekitar kawasan Malioboro yang bisa dimanfaatkan.
Dengan banyaknya pilihan spot foto tersebut, wisatawan diimbau tetap menjaga ketertiban, terutama di titik-titik yang ramai seperti plang Malioboro dan Titik Nol Kilometer. Selain itu, memanfaatkan waktu pagi atau malam hari bisa menjadi cara untuk mendapatkan hasil foto terbaik tanpa harus berdesakan dengan wisatawan lainnya.