0
News
    Home Amerika Serikat Benjamin Netanyahu Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    AS Bakal Kirim Pasukan Darat, Ketua Parlemen Iran: Mereka akan Jadi Korban Khayalan Netanyahu - Republika

    7 min read

      

    AS Bakal Kirim Pasukan Darat, Ketua Parlemen Iran: Mereka akan Jadi Korban Khayalan Netanyahu

    AS memperkuat pasukan di tengah tawaran untuk negosiasi dengan Iran.

    REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran memperingatkan AS agar tak macam-macam dengan mengirimkan pasukan darat ke negara tersebut.

    Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Iran akan memantau dengan cermat semua pergerakan AS di kawasan itu, terutama pengerahan pasukan".

    Sponsored

    "Jangan menguji tekad kami untuk mempertahankan tanah air kami," ujar Ghalibaf dalam sebuah unggahan di media sosial.

    “Apa yang telah dirusak para jenderal, tidak dapat diperbaiki oleh para prajurit; sebaliknya, mereka akan menjadi korban khayalan Netanyahu,” kata Ghalibaf menekankan. 

    Pentagon diperkirakan akan mengirimkan pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 - termasuk pasukan darat dan elemen komando. Demikian menurut CBS News, mitra BBC di AS.

    Laporan yang belum dikonfirmasi menunjukkan, dari luar, bahwa pemerintahan Trump mempertimbangkan Ghalibaf sebagai mitra potensial, dan mungkin bahkan sebagai pemimpin masa depan.

    Penasihat militer senior Iran, Ali-Akbar Ahmadian, sebelumnya menantang tentara AS untuk mendekat dan memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran telah "berlatih dalam peperangan asimetris" selama beberapa dekade.

    1.000 Tentara

    Sekitar 1.000 tentara AS dari Divisi Lintas Udara ke-82 Angkatan Darat diperkirakan akan dikerahkan dalam beberapa hari mendatang ke Timur Tengah. Demikian menurut dua sumber yang mengetahui masalah ini dilansir CNN. 

    AS menambah kekuatan militer di tengah pernyataan pemerintahan Trump bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Iran untuk mengakhiri konflik.

    "Kontingen tersebut termasuk Mayor Jenderal Brandon Tegtmeier, komandan Divisi Lintas Udara ke-82, dan staf divisi, serta satu batalion dari Tim Tempur Brigade ke-1 yang saat ini bertindak sebagai Pasukan Respons Cepat (IRF) divisi tersebut," kata sumber-sumber tersebut.

     


    Komentar
    Additional JS