Fatalitas Kecelakaan Turun 30,4 Persen Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Fatalitas kecelakaan lalu lintas tercatat turun 30,4 persen dibanding periode sebelumnya, selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Fatalitas korban meninggal dunia turun 30,4 persen, dan jumlah peristiwa kecelakaan juga menurun sebesar 5,3 persen,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Arus Balik Lebaran, One Way Tahap 2 Berlaku Bertahap dan Situasional
Lanjut Agus, penurunan ini menunjukkan tren positif dalam upaya meningkatkan keselamatan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Selama periode tersebut, Polri menerapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari sistem satu arah (one way) nasional maupun lokal hingga contraflow di sejumlah ruas Tol Trans Jawa.
Pengamanan juga difokuskan pada lima klaster utama, yakni jalan arteri, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta lokasi wisata.
Baca juga: Arus Balik Lebaran, One Way Diberlakukan di Km 263–70 Tol Trans Jawa
Meski Operasi Ketupat 2026 telah resmi ditutup, Korlantas Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gelombang kedua arus balik, seiring masih adanya pergerakan masyarakat di sejumlah wilayah aglomerasi.
“Operasi Ketupat sudah ditutup, tetapi kegiatan rutin yang ditingkatkan tetap berjalan. Personel masih disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi arus balik, termasuk gelombang kedua,” ujar Agus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang