Fenomena Rumah Jokowi di Solo : Februari Dinamai Tembok Ratapan, Maret Diserbu Warga saat Open House - Tribunnews
Fenomena Rumah Jokowi di Solo : Februari Dinamai Tembok Ratapan, Maret Diserbu Warga saat Open House
Februari 2026 lalu, rumah Jokowi sempat ditandai di Google Maps dengan sebutan “Tembok Ratapan Solo”, sebuah narasi yang viral di media sosial.
Ringkasan Berita:
- Kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Solo sempat viral di Google Maps sebagai “Tembok Ratapan Solo” dan jadi sorotan anak muda Gen Z di media sosial.
- Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, menanggapi santai, pengunjung tetap bisa berfoto tanpa pembatasan.
- Saat Open House Lebaran 2026, masyarakat dari berbagai daerah, termasuk NTT dan Sumut, memadati rumah Jokowi untuk bersilaturahmi dan berfoto langsung.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Kota Solo, menjadi sorotan unik di dunia maya dan nyata.
Februari 2026 lalu, rumah Jokowi sempat ditandai di Google Maps dengan sebutan “Tembok Ratapan Solo”, sebuah narasi yang viral di media sosial.
Sejumlah akun, salah satunya @indopium, memposting video seorang pemuda di gerbang kediaman Jokowi, lalu dinarasikan seolah meratap di depan rumah sang mantan presiden.
Baca juga: Roy Suryo Kasihani Rismon yang Rela Datang ke Solo untuk Minta Maaf kepada Jokowi : Fatal Sekali
Narasi ini menyebut lokasi sebagai “spot paling hype buat anak muda Gen Z”.
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, menanggapi santai fenomena ini.
“Kalau saya biasa saja,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Ia memastikan tidak ada pembatasan pengunjung setelah viralnya sebutan tersebut, sehingga masyarakat tetap bisa berfoto di depan rumah.
“Ya tetap biasa saja (tidak ada pembatasan pengunjung),” jelas Syarif.
Meskipun mendapat sindiran, Syarif mengaku belum mengetahui apakah Jokowi sendiri sudah menyadari julukan itu.
Baca juga: Kontras! Penjualan Tiket Pertunjukan Wayang Orang Sriwedari Solo : Puasa Sepi, Lebaran Full Penonton
Maret: Open House Jadi Magnet Warga
Beralih ke bulan Maret, suasana berbeda menghiasi kediaman Jokowi.
Momen libur Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung, seiring tradisi silaturahmi Lebaran yang identik dengan kunjungan ke tokoh publik.
Salah satu pengunjung, Emmanuela (18), asal Sumatera Utara, mengaku datang secara spontan karena penasaran.
“Spontan saja kepikiran karena ingin jalan-jalan daripada bengong, kemudian main ke rumah Pak Jokowi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026). Ia pun kaget dengan ramainya pengunjung.
“Penasaran ingin ketemu Pak Jokowi. Tidak menyangka ternyata seramai ini, sesuai pemberitaan. Saya ikut-ikutan saja,” tambah Emmanuela.
Baca juga: Perjalanan Panjang dari NTT Terbayar Lunas, Warga Kupang Penuh Haru Bertemu Jokowi di Solo
Selain pengunjung muda, warga dari luar daerah juga datang jauh-jauh.
Khatrine Aring (52), dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, menempuh perjalanan panjang demi bisa bertemu dan berfoto bersama Jokowi.
“Saya dari NTT langsung ke Solo, sebetulnya hanya melihat pagarnya saja saya sudah senang. Tapi Tuhan mengabulkan, saya bisa bertemu langsung dengan Pak Joko Widodo,” ujar Khatrine dengan haru.
Khatrine merasa sangat terkesan karena Jokowi menyampaikan rencananya untuk mengunjungi NTT dalam waktu dekat, menambah kedekatan emosionalnya dengan mantan presiden.
(*)
.