0
News
    Home Berita Featured Gunung Ibu Lintas Peristiwa Spesial

    Gunung Ibu Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 2 Km dari Kawah - Liputan6

    7 min read

     

    Gunung Ibu Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 2 Km dari Kawah

    PVMBG melaporkan terdapat perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara yang juga harus dihindari.

    Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara (Liputan6.com/ Dok PVMBG)
    Paling sering ditanyakan
    • Kapan Gunung Ibu mengalami erupsi terbaru?
    • Bagaimana status aktivitas vulkanik Gunung Ibu saat ini?
    • Apa saja rekomendasi keselamatan bagi masyarakat sekitar Gunung Ibu?
     Baca artikel ini 5x lebih cepat

    Liputan6.com, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara mengalami erupsi pada Minggu (22/3), dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter dari atas puncak gunung tersebut.

    "Telah terjadi erupsi Gunung Ibu, Maluku Utara pada tanggal 22 Maret 2026 pukul 13.13 WIT dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 600 m di atas puncak (sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut)," demikian petikan pengumuman PVMBG.

    Pihaknya juga menginformasikan bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang yang condong ke arah tenggara.

    Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 48 detik. Status aktivitas vulkanik gunung berapi itu level II atau waspada.

    Sejumlah rekomendasi dikeluarkan PVMBG harus dipatuhi masyarakat dan wisatawan demi keselamatan.

    Masyarakat sekitar gunung serta pengunjung diimbau tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.

    Selain itu, PVMBG melaporkan terdapat perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara yang juga harus dihindari.

     

    Gunakan Masker

    Apabila terjadi hujan abu vulkanik, katanya, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung diri, seperti masker untuk hidung dan mulut, serta kacamata guna melindungi mata.

    Pemerintah juga mengingatkan semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif di masyarakat, dengan tidak menyebarkan hoaks dan warga tidak mudah terpancing isu yang tidak jelas sumbernya.

    "Warga diminta untuk selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah," katanya.

    Selain itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici guna memperoleh informasi terkini terkait dengan aktivitas vulkanik gunung itu.

    Gunung Ibu menunjukkan aktivitas vulkanik yang intensif dalam sepekan terakhir. Hingga Minggu malam, tercatat gunung api ini telah mengalami 29 kali erupsi.

    Indonesia berdiri di atas hamparan "Cincin Api Pasifik" (Ring of Fire), yakni sabuk tektonik paling aktif di dunia. Secara geografis, wilayah Indonesia adalah titik temu raksasa bagi tiga lempeng tektonik utama Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

    Gesekan lempeng tersebut melahirkan gunung berapi yang abu vulkaniknya menyuburkan tanah.


    Komentar
    Additional JS