Hujan Lebat Picu Atap Rumah Ambrol di Madiun, Penghuni Nyaris Celaka - Radar Madiun
Hujan Lebat Picu Atap Rumah Ambrol di Madiun, Penghuni Nyaris Celaka
Kondisi atap rumah kontrakan di Pangongangan, Manguharjo, yang ambrol akibat lapuk dan hujan deras. ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN
Jawa Pos Radar Madiun – Hujan deras kembali memicu kerusakan bangunan di wilayah Kota Madiun.
Atap rumah kontrakan di Jalan Merbabu, Gang Suronatan, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, ambrol, Kamis (26/3) sore.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, sejumlah barang milik penghuni mengalami kerusakan.
Penghuni rumah, Andansari, mengaku sempat mendengar suara seperti pasir jatuh sebelum atap runtuh.
Saat dicek, kondisi asbes dapur sudah melengkung.
’’Kurang lebih 15 menit kemudian langsung ambrol,’’ ujarnya, kemarin (27/3).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00, sesaat setelah korban mengantar anaknya ke kamar mandi yang melewati area dapur.
Atap yang runtuh menimpa dua sepeda, kompor gas, dan mesin cuci.
Rumah tersebut telah dikontrak korban selama dua tahun.
Usai kejadian, korban berencana pindah ke rumah pribadinya yang berada di belakang lokasi.
Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Heter Hidayati mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan.
’’Kami langsung ke lokasi dan menyalurkan bantuan logistik,’’ katanya.
Bantuan yang diberikan berupa kasur lipat, makanan siap saji, family kit, selimut, tikar, serta terpal untuk penutup sementara.
Hasil asesmen menunjukkan kondisi bangunan, khususnya bagian atap, sudah lapuk.
Kerusakan diperparah hujan deras yang terjadi selama dua hari berturut-turut.
’’Tidak ada korban jiwa. Kerugian material berupa barang rumah tangga yang rusak,’’ jelasnya.
BPBD bersama tim gabungan dijadwalkan melakukan kerja bakti pada Minggu (29/3) untuk penanganan lanjutan.
Camat Manguharjo Lita Febriana Lestari menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Baznas dan instansi terkait guna membantu korban.
’’Pemkot akan mendampingi sampai tuntas,’’ katanya.
Dalam catatan BPBD, kejadian ini menjadi yang ketiga sepanjang awal tahun di wilayah Manguharjo.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem serta rutin mengecek kondisi bangunan.
’’Kami mengimbau warga rutin mengecek kondisi rumah, terutama saat musim peralihan,’’ tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto