Imbas Perang AS-Israel vs Iran, Wakil Menteri HAM Mugiyanto Terdampar di Qatar - SindoNews
Imbas Perang AS-Israel vs Iran, Wakil Menteri HAM Mugiyanto Terdampar di Qatar
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Selasa, 03 Maret 2026 - 10:54 WIB
Wakil Menteri HAM Mugiyanto mengungkap bahwa situasi di Qatar hingga saat ini belum kondusif seusai adanya ketegangan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Foto/Tangkapan layar Instagram
DOHA - Wakil Menteri HAM Mugiyanto terdampar di Qatar. Mugiyanto mengungkap bahwa situasi di Qatar hingga saat ini belum kondusif seusai adanya ketegangan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Menurut Mugiyanto, ruang udara di Qatar hingga saat ini masih ditutup. "Ini adalah hari ketiga kami terdampar di Doha, di Qatar, dalam perjalanan kami yang seharusnya adalah menghadiri Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa," kata Mugiyanto dalam keterangannya melalui sebuah video yang diunggah Kemenham di akun Instagram, Selasa (3/3/2026).
Sampai hari ketiga, kata dia, situasi belum kondusif. Bahkan, belum ada kepastian kapan ruang udara di Qatar dan di negara-negara sekitar kawasan ini akan dibuka.
Baca Juga: Kecam Israel dan Amerika, DPR: Pembunuhan Pemimpin Negara Pelanggaran Serius Hukum Internasional
"Kami hanya bisa berharap mudah-mudahan segera, mudah-mudahan segera dipulihkan ruang udara, wilayah udara di Qatar dan negara-negara sekitar dan perdamaian bisa segera terwujud," ujarnya.
Mugiyanto menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Qatar, ada lebih dari 100 orang yang terdampar di Doha, tepatnya di Bandara Hamad.
"Selain yang berada di Doha, Qatar, ada juga puluhan bahkan ratusan para warga negara Indonesia yang juga terdampar. Ada yang di Uni Emirat Arab di Dubai, ada juga yang di Kuwait, di Arab Saudi, di Bahrain, dan kita semua tidak bisa terbang, tidak bisa melanjutkan perjalanan," tuturnya.
Tak hanya itu, kata dia, warga Indonesia yang berada di negara-negara sekitar ini, semua memiliki kekhawatiran yang sama terkait keamanannya. Bahkan, Qatar telah meminta agar tidak boleh ada yang keluar rumah.
"Kami berharap ya, kita semua yang berada di wilayah terdampak konflik militer ini tetap tenang dan kita percayakan saja situasi ini segera membaik, dan kita ikuti saja apa yang menjadi kebijakan-kebijakan dan juga arahan dari bapak-bapak duta besar dan juga otoritas setempat," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?