Indonesia Kian Dilirik Mahasiswa Dunia, Apa Daya Tariknya? - Viva
Jakarta, VIVA – Indonesia semakin menarik perhatian mahasiswa internasional sebagai tujuan studi di kawasan Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pelajar dari berbagai negara yang memilih melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia menunjukkan tren peningkatan.
Fenomena ini tidak terlepas dari sejumlah faktor, mulai dari lingkungan belajar yang multikultural, penggunaan bahasa internasional dalam proses pembelajaran, hingga peluang untuk memahami dinamika Asia Tenggara yang kian berkembang. Scroll lebih lanjut yuk!
Salah satu daya tarik utama Indonesia adalah pengalaman belajar yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya bertemu dalam satu ruang akademik. Di sejumlah perguruan tinggi, mahasiswa lokal dan internasional mengikuti perkuliahan bersama, berdiskusi, hingga mengerjakan proyek kelompok secara kolaboratif.
Situasi ini menciptakan interaksi lintas budaya yang intens, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih dinamis.
Lingkungan akademik yang beragam juga membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan penting untuk dunia global. Selain memahami teori di kelas, mereka belajar beradaptasi dengan berbagai gaya berpikir, cara berkomunikasi, serta pendekatan pemecahan masalah yang berbeda-beda. Kemampuan bekerja dalam tim multikultural, empati terhadap perbedaan, hingga keterampilan komunikasi lintas budaya menjadi nilai tambah yang semakin relevan di dunia profesional.
Tidak hanya di dalam ruang kelas, pertukaran budaya juga terjadi dalam berbagai kegiatan non-akademik. Mahasiswa dari berbagai negara sering kali memperkenalkan tradisi, makanan khas, hingga cerita tentang budaya asal mereka dalam kegiatan bersama. Interaksi semacam ini membuat proses belajar menjadi lebih kaya, sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa dari berbagai belahan dunia.
Fenomena meningkatnya minat mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia juga tercermin dari data pendidikan tinggi.
Berdasarkan data pada laman resmi Izin Belajar per 31 Desember 2025 yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), salah satu perguruan tinggi di Indonesia bahkan mencatat jumlah mahasiswa asing aktif yang cukup signifikan. Perguruan tinggi tersebut adalah President University, yang memiliki lebih dari 300 mahasiswa internasional yang menempuh studi secara penuh waktu di Indonesia. Jumlah ini tercatat lebih tinggi dibandingkan sejumlah universitas besar lainnya di tanah air.
Sejak berdiri, kampus tersebut telah menyambut mahasiswa dari sekitar 50 negara yang berasal dari enam benua, yakni Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Australia. Keberagaman latar belakang tersebut menciptakan lingkungan akademik yang sangat multikultural, di mana mahasiswa dapat bertukar perspektif global secara langsung.
Saat ini, mahasiswa internasional di kampus tersebut mencakup sekitar 8 persen dari total mahasiswa. Ke depan, institusi tersebut menargetkan peningkatan proporsi mahasiswa asing hingga 40 persen sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang semakin global dan kompetitif.
“President University tidak hanya ingin bersaing dengan universitas-universitas ternama di Indonesia. Kami ingin bersaing dengan universitas-universitas ternama dunia,” ujar Rektor President University, Handa Abidin, dalam keterangannya.
Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa internasional serta lingkungan belajar yang semakin beragam, Indonesia perlahan mulai memantapkan posisinya sebagai salah satu destinasi pendidikan yang menarik bagi mahasiswa dari berbagai penjuru dunia.