Inggris Kena Getah Serangan AS-Israel ke Iran: Kirim Jet F-35 dan Typhoon ke Timur Tengah, - Tribunnews
Inggris memang satu di antara negara Barat yang terkena 'getah' dari buah serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
Inggris Kena Getah Serangan AS-Israel ke Iran: Kirim Jet F-35 dan Typhoon ke Timur Tengah
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan kalau pesawat Eurofighter Typhoon dan F-35 melakukan sortie flight untuk membela kepentingan Inggris dan sekutunya di Timur Tengah.
Sortie flight adalah penerbangan operasional tunggal oleh satu pesawat militer, dimulai dari lepas landas dan berakhir dengan pendaratan, yang bertujuan untuk melaksanakan misi tertentu.
Baca juga: Dilema Hormuz: Bagaimana Iran Mengubah Selat itu Jadi Jebakan bagi Amerika Serikat?
Langkah Inggris ini merupakan bagian dari apa yang diutarakan Menteri Keamanan Energi Inggris, Ed Miliband pada Minggu (15/3/2026).
Dia menekankan perlunya menenangkan situasi di Timur Tengah setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan negara-negara lain untuk membantu melindungi pasokan minyak global yang melewati Selat Hormuz.
Miliband mengatakan kepada BBC, "Rencana sekarang haruslah untuk meredakan konflik."
Inggris memang satu di antara negara Barat yang terkena 'getah' dari buah serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
Baca juga: Amerika Pertimbangkan Kirim Delta Force Masuk Wilayah Iran, Perang Darat Hancurkan Isfahan
Serangan itu dibalas Teheran dengan Blokade Selat Hormuz secara total, melumpuhkan hampir sebagian besar lalulintas perdagangan laut, khususnya minyak mentah.
Miliband menyatakan kekesalannya terhadap serangan AS-Israel ke Iran dengan menyebut operasi militer itu tidak memiliki tujuan yang jelas.
Dia menambahkan, "Kita tidak bisa berpartisipasi dalam perang yang tidak memiliki tujuan yang jelas, dan rencana kita adalah untuk meredakan ketegangan."
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada Sabtu malam, "Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kami saat ini sedang berdiskusi dengan sekutu dan mitra kami mengenai berbagai opsi untuk memastikan keamanan navigasi maritim di wilayah tersebut."

Kirim Ribuan Drone
Surat kabar The Telegraph pada Sabtu melaporkan kalau Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mungkin akan mengirim ribuan pesawat nirawak pencegat ke Timur Tengah.
Laporan tersebut menambahkan kalau para pejabat militer sedang mempelajari apakah sistem pencegat drone Octopus, yang diproduksi di Inggris untuk digunakan Ukraina melawan Rusia, juga dapat digunakan untuk memperkuat pertahanan Inggris terhadap drone Shahed milik Iran.
Ini dilakukan untuk melindungi aset-aset Inggris, termasuk kapal-kapal dagang berentitas negara tersebut dari serangan Iran di kawasan Selat Homruz dan sekitarnya.
Israel dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara ke Iran sejak Sabtu, 28 Februari, yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Sejak itu, Teheran membalas dengan menyerang Israel dan negara-negara di kawasan itu dengan rudal dan drone.
(oln/khbrn/*)