IRGC Iran Klaim Kapal Induk USS Abraham Lincoln Amerika Rusak Parah Diserang Rudal dan Drone - SindoNews
IRGC Iran Klaim Kapal Induk USS Abraham Lincoln Amerika Rusak Parah Diserang Rudal dan Drone
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Minggu, 15 Maret 2026 - 05:21 WIB
IRGC Iran klaim kapal induk USS Abraham Lincoln milik AS rusak parah setelah diserang rudal dan drone Iran di perairan Teluk. Namun, klaim tersebut dibantah AS. Foto/Anadolu
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim bahwa serangan rudal dan drone pada hari Jumat telah menyebabkan kapal induk USS Abraham Lincoln milik Amerika Serikat (AS) rusak parah. Menurut klaim tersebut, kapal itu kemudian melarikan diri bersama kelompok tempurnya dari perairan Teluk.
Angkatan Laut IRGC, sebagaimana dikutip dari Anadolu, Minggu (15/3/2026), mengatakan kapal induk Amerika itu tidak lagi beroperasi akibat serangan tersebut.
Baca Juga: Kapal Induk USS Gerald R Ford Terbakar, AS Klaim Bukan akibat Serangan Iran
Pernyataan senada juga disampaikan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, yang mengatakan bahwa rudal dan drone canggih menghantam kapal induk tersebut sebagai bagian dari operasi presisi. Kapal itu berada sekitar 340 kilometer dari perbatasan maritim Iran di Laut Oman pada saat itu.
"USS Abraham Lincoln dan kelompok tempurnya terlihat melarikan diri dari daerah tersebut dengan kecepatan tinggi," bunyi siaran stasiun televisi pemerintah Iran.
Amerika Serikat Menyangkal
Namun, AS menyangkal klaim tersebut dan menyebutnya sebagai berita bohong. Untuk menguatkan bantahan tersebut, Komando Pusat (CENTCOM) AS mengunggah foto dan menyatakan bahwa kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln masih beroperasi.
"Kelompok Tempur Kapal Induk Abraham Lincoln terus mendukung Operasi Epic Fury dan memproyeksikan kekuatan dari laut," tulis CENTCOM dalam unggahannya di media sosial.
Laporan lain dari CBS News menyebutkan bahwa satu kapal Iran mendekati USS Abraham Lincoln, dan sebuah kapal Angkatan Laut AS mencoba menembak kapal Iran tersebut menggunakan meriam Mark 45 kaliber 54—meriam otomatis Angkatan Laut.
Laporan itu mengutip pejabat AS yang mengatakan bahwa serangan AS beberapa kali meleset dari kapal Iran.
Dua kapal induk AS—USS Gerald R Ford dan USS Abraham Lincoln—telah dikerahkan untuk mendukung Operasi Epic Fury melawan Iran. Beberapa kapal perang lain bagian dari kelompok tempur kedua kapal induk itu juga sibuk beroperasi di Laut Arab.
Sebelumnya, AS mengeklaim telah menenggelamkan 16 kapal Iran yang memasang ranjau di Selat Hormuz. Pasukan Amerika juga menghancurkan kapal induk drone Shahid Bagheri mikik Iran. CENTCOM merilis sebuah video dengan keterangan yang berbunyi: "Dua hari yang lalu, rezim Iran memiliki 11 kapal di Teluk Oman; hari ini, mereka memiliki NOL."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS