IRGC Klaim Serang Pangkalan Helikopter AS di Kuwait Pakai Drone dan Rudal Balistik - Tribunnews
IRGC Klaim Serang Pangkalan Helikopter AS di Kuwait Pakai Drone dan Rudal Balistik
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pangkalan Al Udairi di Kuwait pada Minggu (8/3/2026) dini hari.
Ringkasan Berita:
- Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pangkalan Al Udairi di Kuwait pada Minggu (8/3/2026) dini hari.
- Humas IRGC mengklaim unit rudal balistik Angkatan Laut IRGC secara tepat menghantam pusat persiapan dan pemeliharaan helikopter pangkalan Amerika.
- Humas IRGC menyatakan fasilitas-fasilitas tersebut hancur parah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pangkalan Al Udairi di Kuwait pada Minggu (8/3/2026) dini hari.
Dilansir dari Kantor Berita Tasnim, Kantor Humas IRGC mengumumkan Angkatan Laut IRGC melakukan operasi gabungan melibatkan drone dan rudal balistik yang menargetkan pangkalan helikopter militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait tersebut, Minggu (8/3/2026).
Baca juga: AS Klaim Serangan Rudal Iran Berkurang 90 Persen, Trump Ogah Serang Darat, Minta IRGC Taruh Senjata
Humas IRGC mengklaim unit rudal balistik Angkatan Laut IRGC secara tepat menghantam pusat persiapan dan pemeliharaan helikopter pangkalan Amerika, tangki penyimpanan bahan bakar untuk helikopter dan pesawat terbang, serta gedung komando pangkalan.
Humas IRGC menyatakan fasilitas-fasilitas tersebut hancur parah.
IRGC mengklaim kebakaran besar terjadi di pangkalan, dan kepulan asap hitam tebal membubung dari lokasi tersebut setelah serangan.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Kolonel Saud Al Atwan mengumumkan sistem pertahanan udara Kuwait berhasil mencegat dan menghancurkan tiga rudal balistik di wilayah selatan selama 24 jam terakhir pada Minggu (8/3/2026).
Dilansir dari Arab Times Kuwait, Atwan juga mengatakan pihaknya telah menetralisir beberapa drone yang menembus wilayah udara nasional.
Dia menjelaskan ada dua drone menyasar tangki bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait di daerah Subhan.
Kemudian, ada satu drone lain yang menghantam Lembaga Publik untuk Jaminan Sosial di Kota Kuwait.
Sementara itu, otoritas Kuwait mengonfirmasi adanya serangan drone di wilayahnya pada Minggu (8/3/2026) pagi.
Namun, serangan itu menyasar dua tangki bahan bakar milik Kuwait Aviaton Fueling Company (KAFCO) di dalam Bandara Internasional Kuwait.
Arab Times Kuwait juga melaporkan serangan itu memicu kebakaran di lokasi tersebut.
Akan tetapi pihak berwenang menyatakan kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Otoritas Umum Penerbangan Sipil (DGCA) menyampaikan kepada Kantor Berita Kuwait (KUNA), laporan awal menyatakan serangan itu hanya menimbulkan kerusakan material tanpa adanya korban luka di antara personel dan pekerja bandara.
Pihak berwenang juga belum mengungkap lebih jauh tentang asal muasal drone tersebut seberapa besar kerusakan yang dialami fasilitas KAFCO itu.
Selain itu, Arab Times Kuwait melaporkan gedung utama Lembaga Publik untuk Jaminan Sosial (PIFSS) di Kuwait mengalami kerusakan setelah menjadi sasaran serangan pada Minggu (8/3/2026) pagi.
Namun dilaporkan, tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut.
Melansir Kantor Berita Kuwait (KUNA), Arab Times Kuwait melaporkan sejumlah petugas keamanan di tempat perlindungan di dalam gedung tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat setelah serangan yang mengakibatkan kebakaran itu.
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-AS-Donald-Trump-22JAN.jpg)