0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Israel Hancurkan Kantor Presiden Iran, Jatuhkan Banyak Amunisi - Kompas

    7 min read

      

    Israel Hancurkan Kantor Presiden Iran, Jatuhkan Banyak Amunisi



    Aditya Jaya Iswara

    Penulis

    TEHERAN, KOMPAS.com - Militer Israel mengeklaim telah menghancurkan Kantor Kepresidenan Iran.

    Selain itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga melaporkan penghancuran sejumlah fasilitas penting, termasuk gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    IDF di Telegram menyatakan, serangan tersebut merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan melawan Iran.

    Baca juga: 3 Skenario Hasil Akhir Perang Iran, Bisa Sehancur Libya

    "Angkatan Udara Israel... menyerang dan menghancurkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan rezim (...) di jantung Teheran (semalam)," kata IDF, dikutip dari kantor berita AFP.

    Kapal Perang Inggris Menuju Siprus di Tengah Konflik Panas Iran-Israel

    IDF menambahkan bahwa selama operasi tersebut sejumlah besar amunisi dijatuhkan.

    Selain dua gedung tersebut, militer Israel menyatakan bahwa lembaga pelatihan militer serta infrastruktur penting lainnya turut menjadi sasaran serangan.

    Dikutip dari BBC, kantor kepresidenan yang diserang ini sebelumnya digunakan oleh mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

    Baca juga: Stok Rudal Pencegat di Teluk Tinggal Hitungan Hari, Rawan Jadi Target Empuk Iran

    Adapun Khamenei meninggal di kompleksnya sendiri pada akhir pekan lalu, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

    Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa serangan terhadap Iran berpotensi berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    "Sejak awal, kami memperkirakan empat hingga lima minggu, tetapi kami mampu bertahan jauh lebih lama dari itu," kata Trump pada Selasa (3/3/2026), dikutip dari NDTV.

    Trump juga menegaskan bahwa negaranya siap menghadapi konflik berkepanjangan, bahkan menyebut operasi militer tersebut dapat berlangsung lebih dari sebulan.

    Baca juga: Serang Iran Habis-habisan, Trump Sesumbar Ini Belum Seberapa

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS