Jangan Langsung Dipakai Kerja, Ini 7 Komponen Mobil Wajib Cek usai Mudik Lebaran Versi Astra Peugeot - Tribunnews
Usai perjalanan panjang saat mudik Lebaran, kondisi kendaraan perlu mendapat perhatian khusus.
Ringkasan Berita:
- Fokus Utama: Mesin, pengereman, dan kaki-kaki.
- Tujuan: Mencegah kerusakan fatal dan menjaga nilai jual kendaraan.
- Rekomendasi: Lakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum kembali ke rutinitas kerja.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Usai perjalanan panjang saat mudik Lebaran, kondisi kendaraan perlu mendapat perhatian khusus.
Perjalanan ratusan hingga ribuan kilometer dengan kondisi lalu lintas padat serta beban berat membuat berbagai komponen mobil bekerja lebih keras dari biasanya.
Melihat kondisi tersebut, Astra Peugeot mengingatkan pemilik kendaraan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah mudik agar performa dan keselamatan tetap terjaga.
Baca juga: Prediksi 1,14 Juta Kendaraan Lintasi Tol Jomo, ASTRA Siapkan SPBU Modular hingga Charging Ultra Fast
Pentingnya Deteksi Dini Pasca-Mudik
Head of Aftersales Astra Peugeot, Rafii Sinurat, menjelaskan perjalanan jarak jauh berpotensi menurunkan performa kendaraan apabila tidak diimbangi dengan pengecekan rutin.
"Pemeriksaan pasca mudik menjadi bagian penting dari perawatan berkala guna mendeteksi potensi masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius," ujar Rafii, Jumat (27/3/26).
*Komponen Mobil yang Perlu Dicek Usai Mudik*
Astra Peugeot menyarankan beberapa bagian kendaraan yang perlu mendapat perhatian setelah perjalanan jauh, di antaranya:
1. Oli mesin dan cairan kendaraan
Perjalanan panjang membuat oli bekerja lebih keras sehingga perlu dipastikan volumenya tetap ideal.
Selain itu, kondisi cairan radiator dan minyak rem juga perlu diperiksa agar kendaraan tetap aman digunakan.
2. Sistem pengereman
Kondisi lalu lintas padat saat mudik membuat sistem pengereman bekerja lebih intens. Pemeriksaan kampas rem, cakram, serta respons pedal penting untuk memastikan keamanan berkendara.
3. Ban kendaraan
Ban menjadi komponen yang paling terdampak selama perjalanan jauh. Pastikan tekanan angin sesuai standar serta tidak terdapat keausan berlebih, retak, atau benjolan.
4. Suspensi dan kaki-kaki
Beban kendaraan yang lebih berat dan kondisi jalan yang beragam dapat memengaruhi kestabilan. Jika muncul bunyi atau getaran tidak normal, sebaiknya segera dilakukan pengecekan.
5. Sistem pendingin mesin
Perjalanan panjang meningkatkan risiko mesin mengalami overheat. Pemeriksaan radiator, kipas pendingin, dan selang penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.
6. Filter udara dan kabin
Debu selama perjalanan dapat menumpuk pada filter udara dan filter kabin yang berpengaruh terhadap performa mesin serta kenyamanan di dalam mobil.
7. Aki (baterai)
Penggunaan kendaraan secara intens selama mudik dapat memengaruhi daya tahan aki. Pemeriksaan tegangan dan kondisi terminal penting untuk memastikan sistem kelistrikan tetap optimal.
Baca juga: Astra Dukung Pemberdayaan Ekonomi Desa Para Petani Kopi Garut
Pemeriksaan di bengkel resmi menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan guna memastikan seluruh komponen kendaraan dicek secara menyeluruh oleh teknisi berpengalaman.
"Dengan kondisi kendaraan yang prima, mobil siap kembali digunakan untuk aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/teknisi-melakukan-pemeriksaan-aki-kendaraan.jpg)