Kapal Serbu Amfibi AS Tiba di Timur Tengah, Bersiap Invasi Darat ke Iran? - Kompas

Penulis
WASHINGTON, KOMPAS.com - Kapal serbu amfibi USS Tripoli telah tiba di Timur Tengah, Jumat (27/3/2026).
USS Tripoli tiba ketika spekulasi tentang kemungkinan pengerahan pasukan darat AS di Iran semakin meningkat.
Dikutip dari AFP, Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan, kapal yang biasanya berbasis di Jepang itu mengangkut sekitar 3.500 Marinir dan pelaut.
Baca juga: Houthi Yaman Mulai Gempur Israel, Laut Merah Terancam Lumpuh
USS Tripoli juga membawa pesawat angkut dan pesawat tempur serang, serta aset serbu amfibi dan taktis.
Unggahan tersebut menampilkan empat gambar, termasuk satu gambar yang menunjukkan beberapa helikopter Seahawk di dek kapal.
Ada juga beberapa pesawat Osprey yang biasanya digunakan untuk transportasi personel. Gambar lainnya menunjukkan pesawat tempur F-35.
Baca juga: Siapa Grup Handala, Peretas Pro-Iran yang Klaim Bobol Email Bos FBI?
U.S. Sailors and Marines aboard USS Tripoli (LHA 7) arrived in the U.S. Central Command area of responsibility, March 27. The America-class amphibious assault ship serves as the flagship for the Tripoli Amphibious Ready Group / 31st Marine Expeditionary Unit composed of about… pic.twitter.com/JFWiPBbkd2
— U.S. Central Command (@CENTCOM) March 28, 2026
Pentagon bersiap invasi darat di Iran
Pentagon kini sedang mempersiapkan rencana operasi darat selama beberapa minggu di Iran.
Operasi darat ini berpotensi mencakup serangan terhadap Pulau Kharg dan lokasi pesisir di dekat Selat Hormuz, meskipun Presiden Donald Trump belum menyetujui pengerahan pasukan apa pun.
Menurut Washington Post, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, operasi darat apa pun tidak akan sampai pada invasi skala penuh.
Namun, invasi itu hanya melibatkan serangan oleh pasukan operasi khusus dan pasukan infanteri konvensional.
Kedatangan kelompok Tripoli ini terjadi bersamaan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang menyebut Washington dapat mencapai tujuannya di Iran tanpa mengerahkan pasukan darat.
Baca juga: Iran Siapkan Neraka untuk Serangan Darat AS, Ini yang Dilakukan...
Namun, Presiden AS Donald Trump bersikap ambigu mengenai masalah ini selama berminggu-minggu.
Beberapa media AS melaporkan bahwa ia sedang mempertimbangkan gagasan untuk segera mengirim setidaknya 10.000 tentara ke Timur Tengah.
Sementara, Iran sendiri dilaporkan telah mempersiapkan diri sistem pertahanan dan memindahkan personel militer ke Pulau Kharg beberapa pekan terakhir.
Menurut sumber-sumber tersebut, Iran juga telah memasang jebakan termasuk ranjau di sekitar pulau itu dan garis pantainya, tempat pasukan AS mungkin dapat melakukan pendaratan amfibi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang