0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Rudal Sejjil Spesial Tel Aviv

    Kehebatan dan Spesifikasi Rudal Sejjil Iran, Hanya Butuh 7 Menit Sampai ke Tel Aviv - SindoNews

    8 min read

      

    Kehebatan dan Spesifikasi Rudal Sejjil Iran, Hanya Butuh 7 Menit Sampai ke Tel Aviv



    KOMPAS.com - Rudal hipersonik Sejjil menjadi sorotan di tengah perang Iran yang terus berlanjut hingga memasuki minggu ketiga.

    Teheran masih melancarkan serangan bertubi-tubi berupa rudal dan drone ke sejumlah negara di kawasan Teluk serta ke Israel.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Bahkan, Iran dilaporkan mulai melancarkan serangan dengan rudal-rudal baru dengan hulu ledak yang lebih besar dari sebelumnya, termasuk rudal Sejjil yang pertama kali digunakan untuk menyerang AS dan Israel.

    Baca juga: Pertama Kali, Iran Luncurkan Rudal Balistik Sejjil dalam Serangan ke Israel

    Sebagaimana dilaporkan Firstpost, Senin (16/3/2026) pagi, yang merupakan hari ke-17 konflik, sebuah drone dilaporkan menghantam tangki bahan bakar di dekat Dubai International Airport, memicu kebakaran besar dan memaksa tim darurat bergerak cepat untuk mengendalikan situasi.

    Israel Pamerkan Senapan, Drone, dan Rudal di Tel Aviv, Picu Protes Aktivis

    Sehari sebelumnya, Minggu (15/3/2026), Iran melancarkan gelombang ke-54 dari Operasi Janji Sejati 4 yang ditujukan ke Israel.

    Serangan tersebut menargetkan pusat administrasi dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan operasi udara Israel, serta sejumlah infrastruktur militer dan sistem pertahanan.

    Pejabat Iran menyebut bahwa rangkaian serangan tersebut juga menandai penggunaan operasional pertama rudal Sejjil Iran dalam konflik yang sedang berlangsung.

    Lalu, apa sebenarnya rudal Sejjil Iran dan seberapa besar ancaman yang ditimbulkannya?

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Baca juga: Kehebatan Sejjil, Rudal Balistik Iran yang Gempur Israel untuk Kali Pertama

    Kehebatan rudal Sejjil Iran

    Sejjil, yang juga dikenal dengan nama Ashura atau Ashoura, merupakan rudal balistik dua tahap yang menggunakan bahan bakar padat.

    Penggunaan bahan bakar padat memungkinkan proses peluncurannya jauh lebih cepat dibandingkan rudal berbahan bakar cair.

    Baca juga: NATO Cegat Rudal Balistik Ketiga Iran di Turki, Sirene Batman Bunyi

    Rudal ini termasuk dalam kategori rudal balistik jarak menengah (MRBM) dengan jangkauan maksimum sekitar 2.000 kilometer.

    Rudal tersebut juga diklasifikasikan sebagai rudal balistik permukaan-ke-permukaan yang dikembangkan secara mandiri di Iran oleh organisasi industri dirgantara yang berada di bawah Kementerian Pertahanan negara tersebut. 

    Sistem senjata ini menjadi salah satu proyek utama pengembangan teknologi rudal domestik Teheran.

    Baca juga: Selat Hormuz Terbukti Jadi Senjata Terampuh Iran, Dunia Kena Guncangan Ekonomi

    Meski beberapa laporan menyebut Iran mungkin menggunakan teknologi rudal buatan China sebagai referensi awal, berbagai karakteristik teknis, termasuk ukuran dan desainnya menunjukkan bahwa rudal tersebut pada dasarnya dirancang dan diproduksi secara mandiri di dalam negeri.

    Rudal Sejjil Iran dikembangkan sebagai penerus roket kelas Shabab yang telah digunakan sejak akhir 1980-an.

    Selain itu, sistem kendali Sejjil memungkinkan rudal ini tetap stabil di setiap fase penerbangan, sehingga lebih sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional.

    Walaupun kecepatan pastinya tidak dipublikasikan secara rinci, Teheran menyatakan rudal tersebut dapat mencapai Tel Aviv hanya dalam sekitar tujuh menit jika diluncurkan dari wilayah tengah Iran.

    Baca juga: Daftar 27 Rudal Iran dari Sejjil hingga Soumar, Apakah Digunakan untuk Serangan Balasan ke AS dan Israel?

    Spesifikasi rudal Sejjil Iran

    Menurut laporan Euronews (20/6/2025), dari sisi spesifikasi teknis, sejumlah laporan menyebutkan bahwa rudal Sejjil memiliki panjang sekitar 25 meter dengan diameter 1,25 meter dan berat sekitar 2,3 ton metrik.

    Beratnya 23.600 kilogram dan mampu membawa hulu ledak seberat 700 kilogram.

    Rudal ini dapat membawa bahan peledak biasa maupun hulu ledak nuklir. Rudal Sejjil pertama kali diperkenalkan melalui uji lapangan pada 2008.

    Baca juga: Trump Perlu 3 Hal Ini untuk Kawal Selat Hormuz, Bisa Jadi Invasi Besar

    Setahun kemudian, versi yang lebih canggih yakni Sejjil-2 dikembangkan dengan sejumlah penyempurnaan, termasuk perubahan pada desain hulu ledak serta penambahan sayap pemandu guna meningkatkan tingkat akurasi.

    Meski demikian, beberapa laporan menyebut bahwa Sejjil-2 kemungkinan bukan varian yang sepenuhnya berbeda, melainkan hanya nama pengujian untuk sistem rudal yang sama.

    Rekaman latihan militer pada 2021 juga memperlihatkan adanya pembaruan pada rudal dari keluarga Sejjil, terutama pada bagian sirip jetnya.

    Selain itu, beredar pula kabar mengenai pengembangan varian yang lebih baru, yakni Sejjil-3, yang disebut memiliki jangkauan hingga 4.000 kilometer.

    Dengan kemampuan tersebut, secara teoritis rudal ini bahkan dapat menjangkau kota-kota di Eropa seperti Brussels jika diluncurkan dari Teheran.

    Baca juga: Spesifikasi Sejjil, Rudal Balistik Iran yang Mulai Digunakan dalam Perang Lawan AS-Israel Kali Ini

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS