0
News
    Home Berita Featured Honda Spesial

    Ketakutan Nyari Bensin Susah, Penjualan Motor Honda Turun 13 Persen - SindoNews

    6 min read

     

    Ketakutan Nyari Bensin Susah, Penjualan Motor Honda Turun 13 Persen


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Minggu, 29 Maret 2026 - 17:43 WIB


    Jajaran motor Rhonda Terbaru. Foto/Dok SindoNews

    HANOI -

    Penjualan sepeda motor bensin Honda mengalami penurunan tajam, sementara segmen sepeda motor listrik mengalami pertumbuhan pesat, dengan target merebut lebih dari 13% pangsa pasar total Vietnam pada awal tahun 2026.

    Pasar sepeda motor Vietnam pada beberapa bulan pertama tahun 2026 menyaksikan pergeseran signifikan dalam struktur konsumsi.

    Sementara penjualan sepeda motor berbahan bakar bensin tradisional, terutama Honda, menunjukkan penurunan tajam, segmen sepeda motor listrik meningkat pesat dan merebut pangsa pasar yang semakin besar dari total ukuran pasar.

    Menurut angka penjualan terbaru, pada Februari 2026,Honda Vietnamhanya mengirimkan total 156.779 unit sepeda motor, penurunan hampir 60.000 unit dibandingkan bulan sebelumnya.

    Dibandingkan dengan periode puncak pada Desember 2025, volume penjualan produsen otomotif Jepang ini telah menurun lebih dari 120.000 unit, setara dengan penurunan lebih dari 40%.

    Bahkan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penjualan Februari tahun ini mencatat penurunan hampir 20%.

    Penjualan sepeda motor berbahan bakar bensin telah anjlok tajam, sementara segmen sepeda motor listrik mengalami pertumbuhan.

    Meskipun penurunan setelah Tahun Baru Imlek merupakan karakteristik musiman yang umum di pasar, statistik selama bertahun-tahun menunjukkan tren penurunan jangka panjang.

    Secara khusus, total penjualan Honda dalam dua bulan pertama tahun ini terus menurun dari 422.000 kendaraan pada tahun 2024 menjadi 372.000 kendaraan pada tahun 2026.

    Mengingat posisinya yang memegang lebih dari 80% pangsa pasar kendaraan bensin, kinerja Honda mencerminkan penyusutan keseluruhan lanskap segmen ini.

    Berbeda dengan stagnasi kendaraan berbahan bakar bensin, pasar sepeda motor listrik mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.

    Data dari Asosiasi Produsen Sepeda Motor Vietnam (VAMM) menunjukkan bahwa total penjualan kelima perusahaan anggotanya diproyeksikan menurun sebesar 1,5% pada tahun 2025.

    Sementara itu, merek sepeda motor listrikVinFastsaja mencapai penjualan 406.453 unit, yang mewakili pertumbuhan sebesar 473% dibandingkan tahun sebelumnya.

    Berbeda dengan stagnasi pasar sepeda motor berbahan bakar bensin, pasar sepeda motor listrik justru mengalami pertumbuhan yang pesat.

    Daya tarik kendaraan listrik tidak hanya terbatas pada angka yang dilaporkan, tetapi juga terlihat jelas di dealer. Di kota-kota besar seperti Kota Ho Chi Minh, jumlah pelanggan yang bertanya dan memesan kendaraan listrik setelah Tết 2026 telah meningkat secara signifikan.

    Konsumen sekarang cenderung bersedia mengeluarkan uang untuk sebuah kendaraan, bukan hanya mempertimbangkannya seperti sebelumnya, menunjukkan kepercayaan yang semakin besar pada transportasi "ramah lingkungan" dan kepedulian terhadap biaya operasional.

    Pasar sepeda motor Vietnam sedang mengalami titik balik dalam proporsi kedua jenis bahan bakar.

    Meskipun sepeda motor listrik hanya menyumbang sekitar 2,6% dari total ukuran pasar pada tahun 2024, angka ini telah melonjak menjadi 13-14% pada akhir tahun 2025. Ekspansi yang pesat ini menunjukkan bahwa transisi ke kendaraan listrik terjadi lebih agresif dari yang diperkirakan.

    Para ahli percaya bahwa meskipun faktor musiman masih memengaruhi penjualan mobil bensin, pertumbuhan berkelanjutan kendaraan listrik adalah faktor utama.

    [arabOpen][arabClose]
    Pergeseran ini berakar dari adaptasi konsumen secara bertahap terhadap tren ramah lingkungan dan memprioritaskan kendaraan dengan teknologi modern dan biaya perawatan rendah.

    Para ahli percaya bahwa meskipun faktor musiman masih akan memengaruhi penjualan mobil bensin, pertumbuhan berkelanjutan kendaraan listrik adalah faktor inti yang akan mengubah lanskap pasar dalam waktu dekat.

    Dengan tren pertumbuhan saat ini, kesenjangan antara sepeda motor berbahan bakar bensin dan listrik diproyeksikan akan terus menyempit dengan cepat.

    Perubahan perilaku konsumen, ditambah dengan investasi signifikan dalam infrastruktur stasiun pengisian daya dan beragam produk kendaraan listrik, mempercepat penggantian kendaraan bermesin pembakaran internal di Vietnam.

    Keseimbangan pasar secara bertahap bergeser ke arah kendaraan ramah lingkungan. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi produsen mobil bertenaga bensin tradisional: bagaimana berinovasi pada produk mereka atau bergabung dalam persaingan kendaraan listrik untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah tren konsumen baru yang semakin nyata.

    (wbs)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    5 Jenis Minuman yang...

    5 Jenis Minuman yang Membuat Berat Badan Susah Turun

    Komentar
    Additional JS